TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyampaikan Nota Jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Selasa (8/9/2026).
Pidato tersebut dibacakan oleh Wakil Bupati, H. Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, yang hadir mewakili Bupati dalam sidang paripurna DPRD.
Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD atas perhatian dan kesungguhan dalam membahas Ranperda.
Baca juga: Wakil Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Sumut
Ia menegaskan bahwa proses ini diharapkan menghasilkan produk hukum yang mendukung akselerasi pembangunan daerah, sekaligus selaras dengan target-target perencanaan yang tercantum dalam dokumen perencanaan daerah.
“Pemandangan umum yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD merupakan refleksi kerjasama yang baik dan sinergis antara legislatif dan eksekutif. Pertanyaan, saran, serta masukan konstruktif dari Dewan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,” ujar Bupati dalam nota jawaban yang dibacakan Wakil Bupati.
Sidang paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonni P. Berutu, S.Th, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah undangan lainnya.
Makna Nota Jawaban
Nota Jawaban Bupati merupakan dokumen resmi berupa penjelasan atau tanggapan tertulis maupun lisan yang disampaikan Kepala Daerah dalam rapat paripurna DPRD.
Dokumen ini berfungsi untuk menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang sebelumnya telah disampaikan dalam sidang paripurna.
Dengan adanya nota jawaban ini, proses legislasi di DPRD Pakpak Bharat menunjukkan dinamika demokrasi lokal yang sehat, di mana eksekutif dan legislatif saling melengkapi dalam memastikan kebijakan anggaran berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan kepentingan masyarakat.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: PROFIL Kabupaten Pakpak Bharat, Daerah Pemekaran Penghasil Gambir Terbesar di Sumut