Puncak Kemarau Pemicu Kekeringan, Sumur Air Bersih Dibangun di Daerah 3T Sampang
Wahyu Aji September 08, 2026 08:36 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) kerap kali harus berhadapan dengan sulitnya mendapatkan akses air bersih serta minimnya fasilitas infrastruktur yang memadai untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) merealisasikan program bidang infrastruktur berupa pembangunan sumur air bersih di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Tentu, hal ini guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setempat.

Sekjen PP AMPG Ubaidillah menegaskan bahwa penyiapan fasilitas ini menjadi langkah untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan di puncak musim kemarau.

"Atas perintah Ketua Umum DPP Partai Golkar, kader-kader diminta untuk berbuat nyata di tengah-tengah masyarakat," kata Ubaidillah, Selasa (8/9/2026).

Ubaidillah menyampaikan, dirinya diutus langsung oleh Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al-Idrus untuk meninjau penuntasan pembangunan sumur air bersih di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, yang merupakan salah satu titik paling terdampak kekeringan.

Kedatangannya pun disambut acara syukuran oleh warga setempat yang turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Muhammad Anwar.

"Alhamdulillah pembangunan sudah selesai, airnya juga dapat dikonsumsi dan ini merupakan program berdampak nyata pada masyarakat Desa Lepelle," tutur Ubaidillah.

Ia pun berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat secara bergotong royong oleh warga setempat.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan bersama agar kebermanfaatannya dapat berlangsung dalam jangka panjang,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Infrastruktur PP AMPG Rizky Maulana menuturkan bahwa pengadaan infrastruktur dasar merupakan upaya mendorong peningkatan kualitas hidup warga di wilayah terpencil.

Baca juga: DPR Desak Polisi Pakai Peradilan Pidana Anak Jerat Tersangka Rudapaksa Remaja 15 Tahun di Sampang

“Program ini merupakan bentuk nyata bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya hadir dalam ruang-ruang politik, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi sosial dan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandas Rizky.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.