Santap Ayam Kare MBG, 271 Siswa dan Guru MAN 2 Rembang Mengalami Keracunan Massal
Rustam Aji September 08, 2026 10:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, REMBANG — Sebanyak 271 siswa dan tujuh guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mendadak mengalami gejala keracunan massal. Insiden medis ini diduga kuat dipicu oleh santapan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Senin siang.

Akibat gangguan pencernaan masif tersebut, sebanyak 26 siswa harus dilarikan dan menjalani perawatan medis intensif di Puskesmas Lasem karena mengalami mual serta muntah yang cukup parah. Sementara itu, puluhan siswa lainnya beserta tujuh orang guru memilih menjalani penanganan serta pemeriksaan mandiri.

Kepala MAN 2 Rembang, Achmad Syuhada, mengonfirmasi insiden yang menimpa ratusan warga sekolahnya setelah menyantap olahan makanan berisi ayam kare, oseng jagung, serta buah melon.

"Jumlah siswa terdampak mencapai 271 anak. Sebanyak 26 siswa MAN 2 Rembang dibawa ke Puskesmas Lasem. Ada juga 7 orang guru yang terdampak, namun kondisinya tidak sampai harus masuk ke puskesmas," kata Achmad Syuhada kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Baca juga: Diduga Pemicu Epidemi Keracunan Masif, MBG Watch Desak Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan

Gejala berupa pusing dan mual mulai dirasakan para pelajar secara bertahap tak lama setelah hidangan tersebut dikonsumsi. Munculnya gelombang gejala serentak dalam kurun waktu singkat memperkuat dugaan adanya zat kontaminan pada salah satu bahan makanan yang disajikan oleh pihak pengelola MBG.

Pihak sekolah hingga kini masih terus melakukan pendataan serta pemantauan terhadap kondisi kesehatan para siswa yang bergejala ringan di rumah masing-masing.

"Diduga kuat keracunan ini berasal dari makanan program MBG pada hari Senin siang. Menu yang dibagikan dan dikonsumsi anak-anak saat itu berupa ayam kare, oseng jagung, dan buah melon," terang Achmad.

Kasus di Lasem ini menambah panjang daftar rentetan insiden keracunan MBG di Jawa Tengah, yang bertepatan dengan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan setempat untuk menguji sampel makanan yang diduga tercemar. (mzk)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.