Sebelum diperbaiki, rumah Katratunida mengalami kerusakan parah, mulai dari atap yang bocor di berbagai sudut hingga dinding bangunan yang sudah lapuk dimakan usia
PROHABA.CO, ACEH UTARA - Kebahagiaan mendalam tengah dirasakan Katratunida, seorang guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Rumahnya yang sebelumnya reyot dan tidak layak huni (RTLH) kini telah selesai direhabilitasi total oleh jajaran TNI Angkatan Darat hingga rampung 100 persen.
Proses transformasi hunian berukuran 6 x 6 Meter tersebut dilakukan secara menyeluruh karena kondisi bangunan sebelumnya yang sangat memprihatinkan.
Sebelum diperbaiki, rumah Katratunida mengalami kerusakan parah, mulai dari atap yang bocor di berbagai sudut hingga dinding bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal melalui Danramil 02/Kuta Makmur Letda Inf Andriyanto, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran.
Baca juga: Tangis Haru Seorang Guru Ngaji di Pedalaman, Rumahnya yang Reyot Direnovasi Total Jenderal TNI
Baca juga: TNI Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Terpanjang di Atas Sungai Alas
Proses pengerjaan fisik rumah tersebut dikebut secara bergotong-royong selama 18 hari hingga siap huni.
“Kini, rumah baru tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, serta satu kamar mandi di bagian luar.
Katratunida bersama suami dan kedua anaknya pun sudah mulai menempati rumah baru yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Danramil.
Sembari menyeka air mata kebahagiaan, Katratunida mengaku proses pembangunan ini terjadi begitu cepat dan terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi keluarganya.
“Rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba rumah kami dibangun dan sekarang sudah selesai 100 persen.
Baca juga: Menembus Medan Ekstrem, Jenderal TNI Pimpin Pembangunan Jembatan di Pedalaman Gayo Lues
Dulu rumah kami tidak layak huni, banyak yang bocor di mana-mana dan dindingnya juga sudah lapuk,” ungkap Katratunida dengan nada haru.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Haji Eko Setiawan bin Katoh yang telah memberikan perhatian besar bagi keluarganya.
“Sekarang kami sekeluarga sudah memiliki rumah yang layak. Saya bisa melihat tawa anak-anak dan mereka bisa tumbuh di rumah yang lebih layak.
Baca juga: Perjuangan Heroik TNI sampai Jungkir Balik Bangun Jembatan Gantung di Pedalaman Gayo Lues
Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi Bapak KSAD dan Haji Eko Setiawan, baik di dunia maupun di akhirat,” doa Katratunida.(*)