TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Medan menetapkan 28 atlet yang akan memperkuat tim Kota Medan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ABTI Sumatera Utara 2026. Ke-28 atlet tersebut terdiri dari 14 atlet putra dan 14 atlet putri yang terpilih melalui dua tahapan seleksi yang digelar ABTI Medan.
Kejurprov ABTI Sumut 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16-20 September 2026. Ajang tersebut menjadi momentum bagi ABTI Medan untuk kembali mengukur kekuatan sekaligus mempertahankan prestasi yang diraih pada kejuaraan sebelumnya.
Sebelumnya, ABTI Medan menggelar seleksi tahap pertama di Lapangan Futsal SMAN 7 Medan, Rabu (2/9). Seleksi tersebut diikuti 143 atlet yang berasal dari 16 sekolah menengah atas (SMA) serta tiga perguruan tinggi atau universitas.
Antusiasme peserta kemudian meningkat pada seleksi tahap kedua yang digelar Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 180 atlet mengikuti proses seleksi tersebut sebelum tim pelatih akhirnya menentukan 28 nama yang dinilai paling siap untuk dibawa ke Kejurprov.
Ketua Umum ABTI Medan, Erwin Syahputra, mengatakan proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan komposisi terbaik, mengingat terdapat sejumlah atlet yang sebelumnya memperkuat Medan tetapi tidak kembali mengikuti seleksi tahun ini.
"Kita memang masih menunggu karena ada atlet yang tahun lalu ikut, tetapi tahun ini tidak ikut. Ada satu klub, memang pengurus provinsi memperbolehkan domisili dan dia sudah lama di Kota Medan. Namun, kedudukannya sekarang belum tahu di mana. Kita masih menunggu," ujar Erwin.
Menurut Erwin, apabila atlet tersebut nantinya tidak dapat bergabung, ABTI Medan akan sepenuhnya menggunakan hasil seleksi untuk membentuk skuad yang akan berlaga di Kejurprov. Ia menilai kualitas atlet yang terjaring melalui seleksi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. "Kalaupun dia tidak bisa, maka kita akan pakai hasil seleksi ini. Dari hasil seleksi ini kekuatannya Alhamdulillah memang signifikan naik dari tahun lalu," katanya.
Setelah komposisi tim terbentuk, ABTI Medan berencana langsung menggelar pemusatan latihan daerah (Pelatda) sebagai persiapan menghadapi Kejurprov.
Baca juga: Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan, Laga PSMS Lawan Sumsel United Dimajukan
Pelatda direncanakan mulai pada 10 September 2026 di Santo Thomas 3 Medan. Namun, ABTI Medan juga tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mendapatkan lokasi latihan yang lebih representatif. "Kita rencana Pelatda digelar pada 10 September di Santo Thomas 3 Medan. Tapi kita juga sedang bersurat ke STOK Bina Guna Medan, Dispora Medan, dan UIN. InsyaAllah bisa diberikan kita berlatih di situ," jelas Erwin.
Menghadapi Kejurprov ABTI Sumut 2026, ABTI Medan memasang target tinggi, khususnya pada sektor putra. Tim putra ditargetkan mampu mempertahankan medali emas yang diraih pada Kejurprov tahun sebelumnya. "Target kita masih tetap ingin mempertahankan medali emas di kategori putra karena tahun lalu kita juara satu," ujar Erwin.
Sementara itu, target berbeda diberikan kepada tim putri. ABTI Medan menargetkan tim putri setidaknya mampu menembus babak semifinal. Target tersebut dipasang dengan mempertimbangkan hasil yang diraih tim putri pada Kejurprov sebelumnya, ketika mereka harus tersingkir pada babak delapan besar. "Untuk putri ini memang berbicara dengan pelatih, target pelatih itu semifinalis karena tahun lalu kita untuk putri kalah di delapan besar," tuturnya.
Erwin mengakui peta persaingan pada Kejurprov tahun ini belum sepenuhnya dapat diprediksi. Sebab, masing-masing daerah masih akan melihat kekuatan skuad yang diturunkan.
Meski demikian, ia menilai Medan memiliki modal yang cukup untuk bersaing. Selain Medan, Erwin melihat Deli Serdang sebagai salah satu daerah yang patut diperhitungkan dalam persaingan. "Kita kan belum mengetahui kekuatan karena ini masih awal. Tapi peta kekuatan itu masih didominasi Medan dan Deli Serdang. Tim-tim yang pada Kejurnas tahun lalu berada di sana. Jadi, kita melihat dengan kacamata kita sekarang, sepertinya kita mampu," katanya. (cr29/Tribun-Medan.com)