Perjalanan pulang Raditya Dika dari New York mendadak berubah jadi petualangan yang panjang, nyaris keliling dunia gara-gara erupsi gunung Anak Krakatau.
Penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta, sampai Senin malam (7/9) terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) sehingga ia harus mencari jalur alternatif untuk kembali ke Indonesia.
Melalui unggahan video reels Instagram Raditya Dika pada Selasa (8/9) siang, ia menceritakan penerbangannya dari New York menuju Doha pada Sabtu (5/9) sebenarnya berjalan aman, tetapi masalah muncul ketika pesawat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
"New York ke Doha aman. Doha ke Jakarta, di atas Sri Lanka, pesawat muter balik karena erupsi gunung. Bandara Jakarta ditutup," tulis Raditya dalam unggahannya seperti dikutip, Selasa (8/9/2026).
Situasi tersebut membuat rencana perjalanan Raditya Dika berubah total. Ia tidak melanjutkan penerbangan ke Jakarta, namun memilih pergi ke Singapura dengan harapan bisa melanjutkan perjalanan ke Surabaya atau mencari alternatif lain.
Namun, rencana cadangan itu juga tidak semulus yang dibayangkan karena setibanya di Singapura, semua tiket penerbangan menuju Indonesia ternyata sudah penuh.
Kondisi itu membuat Raditya harus menunggu sembari mencari kepastian kapan penerbangan menuju Jakarta kembali dibuka. Dalam unggahannya, ia bahkan menggambarkan masa penantian itu dengan gaya khas Raditya.
"Setelah beberapa hari pegel ngunyah es krim uncle, akhirnya dapat info kalau Bandara Jakarta dibuka," tulisnya di akun Instagram. Kabar itu menjadi angin segar bagi dirinya. Begitu Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka pada Selasa dini hari (8/9), ia langsung membeli tiket untuk melanjutkan perjalanan pulang.
"Langsung cus beli tiket. Dan akhirnya.. Odysseus menemukan jalan pulang," tulisnya.
Pengalaman Raditya Dika ini terjadi di tengah penghentian operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Sebelumnya, Bandara Soekarno-Hatta sempat menghentikan operasional penerbangan setelah terdeteksi adanya sebaran abu vulkanik pada Minggu (6/9/2026). Gangguan penerbangan pun meluas ke sejumlah bandara lain di Indonesia.
Berdasarkan keterangan dari akun Instagram resmi Bandara Soekarno-Hatta, kini Bandara Soekarno-Hatta telah beroperasi kembali dan seluruh penerbangan berjalan normal sejak Selasa (8/9/2026) dini hari.





