Biaya iklan digital yang terus meningkat membuat banyak pelaku usaha harus berpikir ulang soal cara mendapatkan customer baru. Ketika budget promosi semakin besar, sementara hasilnya belum tentu sebanding, mengandalkan iklan berbayar saja bisa menjadi beban tersendiri, terutama bagi bisnis yang masih berkembang.
Di sinilah WhatsApp Marketing membutuhkan strategi. Bukan sekadar mengirim katalog atau broadcast promo, tetapi bagaimana mengelola percakapan sejak calon customer pertama kali menghubungi hingga mereka siap mengambil keputusan.
Berbeda dengan media sosial yang mengandalkan konten untuk menjangkau audiens secara luas, WhatsApp memungkinkan bisnis berkomunikasi lebih langsung dengan calon customer. Namun, komunikasi yang terlalu fokus pada jualan justru bisa membuat calon customer merasa tidak nyaman. Karena itu, penting untuk memahami bagaimana membuka percakapan, menggali kebutuhan, memberikan penawaran yang relevan, hingga melakukan follow-up tanpa membuat customer merasa sedang dikejar-kejar.
Pelajari Cara Membangun Funnel Penjualan Lewat WhatsApp
Kebutuhan tersebut menjadi fokus dalam WhatsApp Marketing: Maksimalin Cuan, Cuma Pakai WhatsApp Doang!!! Batch 3 yang diselenggarakan oleh Lampung Cerdas. Kelas ini akan membahas bagaimana memanfaatkan WhatsApp sebagai bagian dari funnel penjualan, mulai dari menarik dan merespons calon customer, memahami kebutuhan mereka, menyusun penawaran, sampai melakukan follow-up dan closing.
Peserta juga akan diajak memahami pola respons calon customer, menentukan waktu follow-up yang tepat, serta menyusun komunikasi yang lebih relevan agar proses penjualan tidak terasa seperti sekadar mengirim template promosi. Pembelajaran juga dilengkapi dengan studi kasus sehingga peserta tidak hanya memahami konsep funnel, tetapi bisa melihat bagaimana strategi tersebut diterapkan dalam situasi bisnis.
Cocok untuk Bisnis yang Ingin Memaksimalkan Customer yang Sudah Ada
Kelas ini dapat menjadi pilihan bagi pemilik bisnis yang selama ini sudah menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan customer, tetapi belum memiliki alur penjualan yang terstruktur.Kelas berlangsung secara online pada Jumat, 18 September 2026, dengan durasi sekitar 4-5 jam. Peserta juga mendapatkan akses materi dan rekaman kelas yang dapat dipelajari kembali.
Kalau selama ini WhatsApp hanya digunakan untuk membalas pertanyaan customer, mungkin sudah waktunya melihatnya sebagai bagian dari strategi penjualan. Segera daftarkan dirimu melalui detikevent!





