Breaking News! 500-an Warga Bakal Demo di Kantor Pelestarian Kebudayaan Gorontalo
Wawan Akuba September 09, 2026 09:47 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ratusan orang mulai berkumpul di sekitar kantor Yayasan Yaphara Penegak Hak-Hak Rakyat (Yaphara), Kota Gorontalo, Rabu (9/9/2026) pagi.

Massa tersebut merupakan peserta aksi yang direncanakan bergerak menuju Kantor Pelestarian Kebudayaan (KPK) Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com hingga pukul 09.28 Wita, jumlah massa yang berkumpul diperkirakan telah mencapai ratusan orang.

Sejak pukul 08.20 Wita, seorang pria mengenakan kemeja merah terlihat mengomandoi massa menggunakan megaphone. Ia berbicara dengan suara lantang sembari mengarahkan peserta aksi yang mulai berdatangan.

Baca juga: Adhan Dambea Sebut Pemda Bisa Cabut Status Cagar Budaya Pakai UU Nomor 11 Tahun 2010

Massa berkumpul di kantor Yayasan Yaphara yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 22, Kelurahan Limba U Dua, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Aksi tersebut sebelumnya direncanakan mulai bergerak pada pukul 09.00 Wita.

Untuk menuju lokasi aksi, massa disiapkan menggunakan tiga bus yang hingga pagi ini terlihat terparkir di sekitar kantor Yayasan Yaphara.

Rencana pengerahan massa dalam jumlah besar ini sebelumnya disampaikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat apel pegawai pada Senin (7/9/2026).

Saat itu, Adhan menyebut sekitar 500 anggota Yaphara akan mengikuti aksi demonstrasi.

"Yayasan Yaphara akan turun sekitar 500 orang akan demo," kata Adhan di hadapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Adapun kantor yang menjadi tujuan aksi adalah Kantor Pelestarian Kebudayaan (KPK) Gorontalo di Jalan Anggur, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

KPK merupakan unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kebudayaan yang dibentuk pada April 2026 untuk mengelola warisan budaya di wilayah Provinsi Gorontalo.

Sebelumnya, urusan pelestarian kebudayaan Gorontalo tergabung dalam Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVII bersama Sulawesi Utara yang berkedudukan di Manado.

Sejak April 2026, Gorontalo memiliki kantor pelestarian kebudayaan sendiri.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.