Johanis A Jermias Resmi Dilantik Jadi Direktur Politani Kupang, Ini Pesan Sekjen Kemdiktisaintek
Apolonia Matilde September 09, 2026 10:19 AM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Johanis A  Jermias, S.Pt., M.Sc., resmi dilantik sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang periode 2026-2030.

Pelantikan tersebut dilakukan dalam kegiatan Pelantikan Pejabat serta Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan PPPK di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Selasa (8/9/2026).

Pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Republik Indonesia, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D.

Dalam sambutannya, Badri menyampaikan sejumlah pesan kepada para pimpinan perguruan tinggi negeri yang baru dilantik, termasuk Johannes A. Jermias.

Pelantikan Jeremias jadi Dir PNK
PELANTIKAN- Pelantikan Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang periode 2026-2030

 

Badri meminta para pimpinan perguruan tinggi menghadirkan kepemimpinan yang tangkas, kolaboratif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

Badri mengingatkan agar perguruan tinggi tidak terjebak dalam rutinitas kelembagaan, tetapi terus beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja.

“Jangan biarkan perguruan tinggi tercebur dalam rutinitas kelembagaan. Pastikan institusi yang saudara pimpin semakin inklusif dan adaptif, relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, menjadi ruang tumbuh bagi talenta unggul, serta melahirkan inovasi yang memberi dampak nyata,” kata Badri.

Menurut Badri, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, termasuk artificial intelligence (AI).

Perkembangan teknologi tersebut, kata Badri, telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, hingga merumuskan kebijakan.

“Jadi perguruan tinggi dituntut mampu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, adaptif terhadap teknologi, berintegritas, dan berkarakter,” ujarnya.

Badri menegaskan, pentingnya penguatan pendidikan vokasional yang terhubung erat dengan dunia usaha dan industri serta mendorong inovasi terapan.

Yang mana, kata Badri, hal tersebut sejalan dengan arah Rencana Strategis (Renstra) Kemdiktisaintek 2025-2029 yang menekankan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang inklusif, adaptif, berdampak, serta berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita harapkan amanah yang diberikan kepada para pimpinan perguruan tinggi tidak hanya dimaknai sebagai jabatan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, tata kelola yang baik, penguatan talenta, serta inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Selain Johanis A. Jermias, dua pimpinan perguruan tinggi negeri lainnya juga dilantik untuk periode 2026-2030.Keduanya yakni Dr. Ismet Ruhimat, S.Sn., M.Hum., sebagai Rektor Institut Seni Budaya Indonesia Bandung dan Prof. I Dewa Made Cipta Santosa, S.T., M.C., Ph.D., sebagai Direktur Politeknik Negeri Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Badri juga menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik serta PNS dan PPPK yang telah mengambil sumpah atau janji.

Badri menegaskan sumpah atau janji tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan mengandung amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui pengabdian bagi institusi, negara, dan masyarakat.

“Gunakan amanah ini untuk menghadirkan perubahan yang nyata, menjaga kepercayaan yang diberikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. (mey)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.