Harga TBS Terendah di Bangka Belitung Rp3.089, DPKP Tunggu Tanggapan dari Apkasindo Babel
Hendra September 09, 2026 10:25 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra plasma di Babel untuk periode 1-15 September 2026.

Penetapan dilakukan melalui rapat tim penetapan harga pembelian TBS di kantor DPKP Provinsi Babel, Selasa (8/9).

Dalam penetapan kali ini, harga tertinggi TBS adalah Rp3.780 per kilogram untuk tanaman sawit berusia 10-20 tahun dan terendah Rp3.089 per kilogram untuk usia 3 tahun. 

Harga dihitung berdasarkan hasil pembahasan dan data dari perusahaan penyaji data, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) rerata tertimbang tercatat Rp15.514,76, sedangkan harga kernel rerata tertimbang Rp12.708,75 dengan indeks K sebesar 93,97 persen, dengan menggunakan rumus HTBS=K((HCPO×RCPO)+(His×Ris)).

Kepala DPKP Provinsi Babel Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat penetapan harga TBS sawit untuk harga petani plasma yang berlaku mulai 1-15 September 2026. 

“Pada (rapat) penetapan hari ini, harga tertinggi dengan umur pohon 10 sampai 20 tahun di harga Rp3.780 per kg sedikit turun 15 rupiah dari harga TBS periode lalu Rp3.796 per kg,” ujar Kurniawan kepada Bangka Pos, Selasa (8/9). 

Pada kesempatan tersebut, kata Kurniawan, pihaknya mencoba menyimulasikan sesuai arahan Kementerian Pertanian untuk menghitung harga TBS sawit untuk petani mitra swadaya. 

“Dengan simulasi ini diharapkan bisa dapat diterima dan dipelajari baik teman-teman pekebun dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, dari teman-teman dinas membidangi perkebunan di kabupaten seluruh Babel,” tuturnya.

Kurniawan menambahkan, penetapan harga TBS petani mitra swadaya akan dilakukan pada periode berikutnya, yakni 17 September 2026. 

“Harga simulasi belum ditetapkan,” ucapnya. 

“Kita pantau dalam minggu ini, menunggu komentar dari dinas, Apkasindo Babel bagaimana sudah cukup mewakili, baru menetapkan harga tandan buah segar level mitra swadaya tetap periode berikutnya,” lanjut Kurniawan. 

Jika harga tersebut perlu diperbaiki, kata dia, perbaikannya mengacu pada harga konversi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.

Penyesuaian dilakukan agar nantinya harga TBS dapat sama atau seragam di seluruh kabupaten. 

“Apa perlu kita perbaiki harga ini mengacu dari harga konversi yang sudah ditetapkan oleh Kementan. Kita atur agar harga menjadi harga yang sama ataupun dia seragam di seluruh kabupaten,” ujarnya. 

“Dengan ditetapkan ini, petani kita akan lebih sejahtera dengan adanya penetapan harga di level plasma dan mitra swadaya,” kata Kurniawan. 

Harga CPO Diprediksi Menguat

MANDATORI biodiesel B50 berpotensi menaikkan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) hingga akhir tahun 2026. 

Produksi CPO dalam negeri saat ini dialokasikan untuk pemenuhan B50. Untuk lini ekspor dari sejumlah negara konsumen, diharapkan menopang harga CPO. 

“Produksi CPO di Indonesia itu 50 persen digunakan untuk B50 sehingga produksi yang digunakan untuk ekspor berkurang. Ini yang membuat harga CPO naik,” kata analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, dikutip dari Kontan, Jumat (4/9). 

Penyerapan domestik cukup tinggi karena B50, ekspor ke China juga diharapkan menopang harga. 

“Permintaan untuk minyak goreng di negara-negara tradisional seperti China, India, kemudian Jepang, kemudian Korea Selatan, ini walaupun dalam kondisi apa pun mereka tetap akan impor,” ujar Ibrahim. 

Meningkatnya penyerapan CPO untuk memenuhi kebutuhan biodiesel di dalam negeri turut memengaruhi ketersediaan CPO untuk pasar ekspor. 

Makin besar CPO yang dialokasikan untuk produksi biodiesel domestik, makin terbatas pula volume yang dapat dikirim ke pasar luar negeri. Di sisi lain, permintaan CPO dari pasar ekspor masih relatif terjaga. 

Kondisi ketika pasokan ekspor terbatas sementara permintaan tetap kuat menjadi sentimen positif yang berpotensi menopang harga CPO hingga akhir 2026. (Riu/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.