- Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi atau KPPG Medan akhirnya angkat bicara soal kasus siswi SMK di Berastagi, Febi Yona, yang disebut hilang ingatan.
Kasubag Tata Usaha KPPG Medan, Erdianta Sitepu, menegaskan Febi sebenarnya dalam kondisi normal dan sehat.
Menurutnya, Febi hanya butuh waktu pemulihan karena tubuhnya sempat lemas.
Ia juga mengungkapkan, hasil pemeriksaan EEG terhadap Febi menunjukkan hasil yang normal.
Sebelumnya, kasus ini viral usai sang ibu, Elvinus Lusiana, bercerita anaknya mengalami pusing dan gatal-gatal usai menyantap Makan Bergizi Gratis.
Kondisi Febi sempat memburuk hingga muntah-muntah dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Setelah tiga hari dirawat dan dibawa pulang, kondisi Febi justru makin menurun hingga mengalami kejang-kejang.
Saat itulah, Febi diduga mulai kehilangan ingatan dan tak mengenali keluarganya sendiri.
Kondisi ini sudah berlangsung hampir sebulan dan membuat Febi harus bolak-balik ke sejumlah rumah sakit.
Saat ini, Febi masih menjalani rawat jalan di RSUP Adam Malik menggunakan BPJS.
Kepala KPPG Wilayah Medan, Donal Simanjuntak, memastikan pihaknya terus mendampingi Febi sejak awal perawatan.
Donal menegaskan, seluruh penanganan pasien akan menjadi tanggung jawab pihaknya bersama pemerintah daerah setempat.
Ia menjelaskan, penanganan awal dilakukan di rumah sakit Kabupaten Karo sebelum dirujuk ke rumah sakit di Medan.
"Bersama pemda kita sudah melakukan penanganan pelayanan kesehatan pada tingkat pertama di RS di Kab. Karo, kemudian dengan pertimbangan teknis medis perlu dirujuk ke RS di Medan (RS Haji Medan dan RS Bina Kasih Medan)," ucapnya kepada Tribun Medan, Selasa (8/9/2026).
Donal menambahkan, dokter penanggung jawab masih memberikan jadwal kontrol rutin bagi Febi ke RSUP Adam Malik.