Penting Dipahami, Ini Daftar Isi Tas Siaga Bencana dan dan Pembagian Tugas Keluarga untuk Evakuasi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) di rumah masing-masing.
Perlengkapan mandiri ini disiapkan sebagai wadah darurat agar setiap keluarga mampu bertahan hidup ketika bantuan belum tiba.
TSB difungsikan untuk memuat kebutuhan dasar sekaligus memudahkan masyarakat saat harus melakukan evakuasi secara cepat.
BNPB menyarankan penggunaan tas berbahan tahan air (water resistant), kokoh, serta nyaman dipakai saat mobilitas tinggi.
Daftar Barang Wajib dalam Tas Siaga Bencana
- Surat penting disimpan rapi di dalam wadah kedap air agar aman dari kerusakan.
- Pakaian untuk tiga hari meliputi pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, dan jas hujan.
- Makanan tahan lama seperti mi instan, biskuit, abon, dan cokelat yang praktis dikonsumsi.
- Air minum dipersiapkan secukupnya untuk kebutuhan konsumsi seluruh anggota keluarga selama tiga hari.
- Kotak P3K dan obat-obatan berguna untuk menangani masalah kesehatan dasar selama evakuasi.
- Radio atau ponsel dilengkapi power bank untuk memantau informasi perkembangan bencana.
- Perlengkapan mandi seperti sabun, sikat gigi, dan pasta gigi untuk menjaga kebersihan.
- Masker sekali pakai berfungsi menyaring udara kotor atau tercemar di lokasi bencana.
- Peluit menjadi alat panggil darurat untuk meminta pertolongan saat terjebak.
- Uang tunai disiapkan secukupnya untuk memenuhi transaksi mendesak selama masa krisis.
- Alat penerangan seperti senter, headlamp, atau korek api penting saat listrik padam.
Pembagian Jenis Tas untuk Anggota Keluarga
- Ayah membawa tas carrier atau tas gunung berkapasitas besar untuk menampung porsi logistik utama.
- Ibu membawa daypack atau ransel harian yang praktis untuk perlengkapan pribadi dan keluarga.
- Kakak membawa daypack sedang atau sling bag berisi pakaian serta barang pribadi.
- Adik membawa sling bag berukuran kecil agar tidak memberatkan saat proses evakuasi.
Melalui pembagian tugas dan persiapan TSB yang matang, setiap keluarga diharapkan bisa lebih siap dan sigap saat situasi darurat terjadi.