Ketahuan saat Beraksi, Komplotan Penjahat Malah Serang Rumah Warga di Koja Pakai Pistol dan Parang
Satrio Sarwo Trengginas September 09, 2026 11:07 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Aksi penyerangan oleh sekelompok pemuda pelaku kejahatan jalan terjadi di Jalan Lagoa Terusan Empat, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu (6/9/2026) siang.

Salah satu rumah warga di lokasi diserang sekelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam dan senjata api atau pistol jenis airsoft gun.

Penyerangan tersebut diduga dipicu rasa dendam setelah aksi para pelaku yang hendak mencuri sepeda motor kepergok penghuni rumah.

Istri korban, Indah Permata Sari (28) menuturkan, peristiwa bermula ketika neneknya melihat gerak-gerik mencurigakan salah satu pelaku di depan rumah.

Pelaku diduga hendak mengambil sepeda motor yang terparkir di rumah tersebut.

"Kronologinya tuh sebelumnya dia pernah sempat kepergok sama nenek saya pengin ngambil motor. Nah, laki saya tuh keluar. Ketemulah dia, ditegur, dia nggak terima," ungkap Indah, Rabu (9/9/2026).

Usai ditegur, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi.

Namun, pelaku kemudian kembali bersama sejumlah rekannya.

Menurut Indah, komplotan pemuda tersebut membawa senjata tajam jenis parang dan dua senjata yang diduga airsoft gun.

Mereka kemudian masuk ke rumah dan melakukan penyerangan.

"Dia dendam sama laki saya karena ditegur. Pas balik lagi, mereka bawa parang sama dua kayak senjata api (airsoft gun). Dia langsung nembakin sekitar 10 kali di dalam rumah," tutur Indah.

Akibat penembakan tersebut, suami Indah mengalami luka di bagian kepala dan badan atau perut.

Selain mengenai korban, tembakan dari airsoft gun tersebut juga mengenai lemari pakaian hingga beberapa bagian dinding rumah.

Indah juga menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Tangannya terluka setelah terkena sabetan senjata tajam jenis parang yang dibawa pelaku.

"Iya, saya juga jadi korban, tangan saya kena sabet senjata tajam," imbuhnya.

Setelah kejadian, korban dan keluarganya memilih pindah sementara ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kemungkinan adanya aksi susulan.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke kepolisian. Petugas Polsek Koja telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Polisi juga telah mengantongi data para pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap mereka.

Berita terkait

  • Baca juga: Wanita Muda Curi HP dan Uang Belasan Juta di 3 Rumah Warga di Jaktim, Hasil Kejahatan Dipakai Dugem
  • Baca juga: 6 Fakta Perampokan Sadis di Bekasi: Kepanikan Putri Korban dan Misteri Jejak Kaki
  • Baca juga: Dua Petunjuk Penting di Kasus Kematian Anak Petinggi PKS di Cilegon, Polisi Duga Bukan Perampokan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.