Bus Sekolah Tak Cukup, DPRD DKI Dorong Pelajar Naik Transjakarta Gratis
Satrio Sarwo Trengginas September 09, 2026 11:07 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Keterbatasan kapasitas bus sekolah membuat DPRD DKI Jakarta mendorong adanya alternatif transportasi gratis bagi pelajar.

Salah satu opsi yang diusulkan yakni memasukkan pelajar sebagai penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) Transportasi Umum (Transum).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harvian Paloh mengatakan, pelajar perlu mendapatkan akses transportasi umum gratis untuk memudahkan pergi dan pulang sekolah.

Saat ini, pelajar belum termasuk dalam 15 golongan masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi gratis melalui program KLG. Padahal, sejumlah sekolah berada di dekat halte dan rute Transjakarta.

Menurut Nova, akses gratis Transjakarta dapat menjadi alternatif bagi pelajar yang belum terjangkau layanan bus sekolah.

Sebab, keterbatasan kapasitas membuat bus sekolah belum mampu melayani seluruh pelajar di Jakarta.

Karena itu, ia mengusulkan agar pelajar secara umum turut dikaji untuk masuk dalam skema penerima KLG.

Dengan begitu, layanan gratis tidak hanya diberikan kepada pelajar yang merupakan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Artinya, membiasakan pelajar menaiki kendaraan umum. Itu yang kita dorong. Bagaimana pelajar juga menggunakan kendaraan umum kita yang artinya sudah ada rute-rute yang mumpuni," katanya.

Nova menilai kebijakan tersebut sekaligus dapat mendorong pelajar lebih terbiasa menggunakan transportasi umum.

Terlebih, jaringan Transjakarta telah menjangkau sejumlah kawasan yang berada di sekitar sekolah.

Ia mencontohkan SMP Negeri 115 Tebet yang memiliki halte Transjakarta di sekitar sekolah.

Menurutnya, keberadaan halte tersebut dapat memudahkan pelajar maupun orang tua dalam mengakses transportasi umum.

"Ketika orang tuanya misalnya dia punya KLG, antar anaknya juga gratis. Itu yang kita harus pikirkan ke depannya. Kalau bus sekolah apakah orang tua bisa antar? Nggak bisa juga kan. Ini salah satu rekomendasi kami dan nanti mungkin dikaji sama Dishub, sama dari Transjakarta," tandasnya.

Usulan tersebut selanjutnya diharapkan dapat dikaji oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Transjakarta untuk melihat kemungkinan pelajar masuk dalam kategori penerima KLG.

Jika diterapkan, akses transportasi umum gratis bagi pelajar dapat menjadi pilihan tambahan di luar layanan bus sekolah, terutama bagi siswa yang sekolahnya berada di sekitar jalur Transjakarta.

Berita terkait

  • Baca juga: Polisi Periksa Sopir Bus Sekolah Usai Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas di Kebayoran Baru
  • Baca juga: TERKUAK Nasib Sopir Bus Sekolah Usai Tragedi Kecelakaan Maut Siswi SMAN 6 Jakarta
  • Baca juga: Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas Bus Sekolah, Berawal Motor Tersangkut Kabel Menjuntai

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.