Teror Bom Molotov di Kantor Komnas HAM Papua, Polisi Amankan Pecahan Botol dan Sumbu
Paul Manahara Tambunan September 09, 2026 01:29 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait aksi pelemparan bom molotov oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kantor Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.15 WIT.

Peristiwa teror tersebut terjadi di Jalan Soasio, Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, saat pegawai Komnas HAM sedang menggelar rapat internal.

Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, menyatakan timnya telah mendatangi lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan masyarakat.

Dari olah TKP awal, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pecahan botol kaca, cairan bensin, serta benda berwarna putih menyerupai tisu yang berfungsi sebagai sumbu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor Komnas HAM Papua di Jayapura Dilempari Bom Molotov

"Tidak ada kerusakan fisik pada bangunan karena yang ditemukan hanya cairan, pecahan botol, dan benda putih menyerupai tisu," ujar Kombes Pol Fredrickus saat dihubungi via telepon, Rabu.

Saat ini penyidik Polresta Jayapura tengah mengumpulkan bukti pendukung dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri usai melancarkan aksinya.

"Ungkap pelaku menjadi tugas kami. Penangkapan akan disesuaikan dengan bukti serta petunjuk yang ada. Jika identitas pelaku sudah teridentifikasi, tindakan hukum tegas pasti diambil," tegasnya.

TEROR BOM MOLOTOV - Olah TKP di depan Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Jalan Soasio, Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua dilempari bom molotov oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.15 WIT. (dok. Komnas HAM for Tribun Papua)
TEROR BOM MOLOTOV - Olah TKP di depan Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Jalan Soasio, Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua dilempari bom molotov oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.15 WIT. (dok. Komnas HAM for Tribun Papua) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Kombes Fredrickus juga mengimbau warga Kota Jayapura agar tetap tenang, beraktivitas normal, serta tidak terprovokasi oleh narasi atau isu liar di media sosial.

Komnas HAM Sebut Bentuk Teror Serius

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Wilayah Papua, Frits Ramandey, mengecam keras aksi pelemparan bahan peledak rakitan tersebut.

Frits menjelaskan, pelaku dengan sengaja mengarahkan bom molotov ke area parkir sepeda motor pegawai.

Baca juga: Komnas HAM Papua Diteror Bom Molotov, Polisi Kumpulkan Bukti dan Dalami CCTV di Sekitar Lokasi

"Ada pecahan botol, sumbu, dan memang sengaja dilempar ke arah beberapa motor agar pecah lalu terbakar. Ini bensin satu liter, tetapi beruntung tidak meletus," ungkap Frits.

Ia menegaskan kejadian ini merupakan bentuk kejahatan dan teror serius terhadap lembaga penegak hak asasi manusia di Papua.

"Ini kejahatan serius karena terjadi siang hari. Pelakunya harus segera ditangkap untuk memutus rantai aksi teror kepada Komnas HAM di Papua," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.