Kronologi Kebakaran di Bedakan 4 Pintu Rawasari Banjarmasin, Api Berasal dari Rumah Paling Pojok
Irfani Rahman September 09, 2026 01:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bedakan 4 pintu di Jalan Rawasari 10, Banjarmasin Barat, hangus dilalap si jago merah, Rabu (9/9/2026).

Tampak harta benda warga yang menempati kontrakan tersebut hampir tak bersisa, namun ada sejumlah barang yang bisa diselamatkan.

Sebagian penghuni rumah tampak menyelamatkan sebagian barang yang masih bisa digunakan.

Korban kebakaran, Darul Arifin menjelaskan kronologi dan asal muasal api berkobar hingga turut menyulut kediamannya.

Musibah tersebut pertama kali diketahui warga setelah asap tebal terlihat mengepul dari sela-sela bangunan yang berada di posisi paling pojok pada pagi hari, sekitar pukul 09.30 Wita.

Baca juga: BREAKING NEWS- Kebakaran Terjadi di Rawasari Banjarmasin, Warga Panik Berhamburan ke Luar Rumah

Baca juga: BREAKING NEWS - Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Taniran Kubah HSS, Pemilik Rumah Terluka 

"Api berasal dari bedakan paling pojok, saya langsung bergegas ke arah ternyata orangmya sedang tidak ada di rumah," ungkapnya, Rabu (9/9/2026).

Mengetahui kondisi rumah dalam keadaan sepi, ia bersama warga setempat berinisiatif mendobrak pintu depan untuk memastikan kondisi di dalam. Namun, saat pintu berhasil terbuka, kobaran api di area kamar sudah terlanjur membesar.

​Ia pun kaget begitu mendobrak pintu apinya sudah besar di kamar bedakan itu.

​Dibeberkannya, tidak lama setelah pintu berhasil didobrak, hawa panas dari kobaran api langsung memecahkan kaca jendela bangunan tersebut.

Tiupan angin dan material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bagian isi rumah.

​Terkait pemicu munculnya si jago merah, warga setempat mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab utamanya. 

Pada saat insiden tersebut terjadi, penghuni rumah diketahui sedang tidak berada di tempat karena tengah beraktivitas di luar.

​Pas didobrak itu apinya memang sudah besar. Waktu kejadian orangnya sedang pergi kerja," imbuhnya.

​Warga di sekitar lokasi sempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman awal dengan peralatan seadanya guna mencegah kobaran api kian meluas, sebelum akhirnya armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk menguasai situasi. 

Sementara itu, Ketua RT 57, Jalan Rawasari 10, Sugeng mengungkapkan, musibah kebakaran tersebut berdampak pada sedikitnya empat Kepala Keluarga (KK) dengan total delapan jiwa yang kehilangan tempat tinggal.

Ia menceritakan, pergerakan si jago merah terjadi begitu singkat dan tak terduga, sehingga tidak ada kesempatan untuk mengevakuasi barang-barang di dalam bangunan.

​"Karena api itu tadi langsung membesar, jadi belum sempat mengantisipasi. Api itu langsung menjalar ke luar," pungkasnya.

 (Banjarmasinpost.co.id/Mariana) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.