TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Wakil Bupati Manokwari, Drs. Edi Budoyo.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 05.22 WIT, meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Manokwari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari dan masyarakat, saya bersama Wakil Bupati H. Mugiyono, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hermus.
Sosok Pengabdi Tanah Papua
Di mata Hermus, almarhum Edi Budoyo merupakan sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pembangunan daerah.
Selama dua periode menjabat sebagai Wakil Bupati Manokwari (2015–2020 dan 2020–2024), Edi Budoyo disebutnya memberikan teladan yang baik bagi masyarakat.
“Beliau tidak pernah meninggalkan Tanah Papua dan menghabiskan seluruh waktu serta kesempatan untuk mengabdikan diri bagi kemajuan pembangunan, khususnya di Kabupaten Manokwari,” kata Hermus.
Baca juga: Manokwari Berduka: Mantan Wakil Bupati Edi Budoyo Tutup Usia
Ia berharap nilai-nilai pengabdian yang ditinggalkan almarhum dapat menjadi teladan bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan daerah.
“Semoga nilai-nilai pengabdian beliau terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.
Hermus juga mengajak masyarakat Manokwari untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, serta mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir, dapat melayat ke rumah duka di Sago Gunung, Manokwari.
Prosesi pelepasan jenazah secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Manokwari dijadwalkan berlangsung setelah salat, sekitar pukul 15.00 WIT.
Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan pukul 17.00 WIT di Taman Makam Bahagia, dekat Taman Makam Pahlawan Manokwari.
Kepergian Edi Budoyo menjadi kehilangan besar bagi Kabupaten Manokwari, setelah mengabdikan diri sebagai Wakil Bupati selama dua periode penuh.