Menangis Minta Tolong, Wanita Asal PALI Viral Ngaku Dijual & Disiksa di Taiwan: Tak Sesuai Janji
Weni Wahyuny September 09, 2026 02:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI — Seorang wanita asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menyampaikan permohonan bantuan secara terbuka dan mengaku menjadi korban penipuan berkedok pekerjaan di luar negeri.

Dalam video unggahan akun Instagram @paliupdate, Rabu (9/9/2026), wanita bernama Hastina warga Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI terlihat menangis terisak meminta pertolongan agar segera dibebaskan dari tempatnya bekerja saat ini di Taiwan.

Dengan suara bergetar, ia meminta pemerintah daerah serta pihak kepolisian segera menolong dan membebaskannya dari Taiwan lantaran menduga menjadi korban perdagangan.

"Kepada Pak Kades Desa Sedupi, Bupati PALI, dan Kapolres PALI. Saya bernama Hastina, alamat Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang. Meminta tolong kepada Bapak, bebaskan saya. Saya ditipu oleh oknum yang mempekerjakan saya ke Taiwan. Saya dijual oleh mereka dan pekerjaan itu tidak sesuai yang dijanjikan," ujar Hastina dalam rekaman tersebut.

Baca juga: Pengakuan Sopir Truk Dimintai Uang Parkir Rp5 Ribu oleh OTK saat Antre BBM di SPBU BLK Palembang

Dalam pengakuannya, Hastina menyebut telah menerima perlakuan kasar dan tindakan penganiayaan fisik selama dua hari terakhir.

Kondisi tersebut membuatnya tak lagi sanggup bertahan dan berharap bisa segera dipulangkan.

"Tolong saya, Pak. Saya di sini sudah disiksa. Saya tidak bisa bertahan karena saya sudah disiksa di sini, dua hari yang lalu saya disiksa. Jadi saya minta tolong untuk dibebaskan, Pak," lanjutnya.

"Tolong saya, Pak," pungkasnya.

Unggahan video permohonan bantuan ini menuai reaksi dari warganet. 

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.