TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Indah Cahya Sari Jamil sebagai pemain Pelatnas PBSI memiliki cerita tersendiri.
Berdasarkan data di laman resmi PBSI, Indah sudah menjadi bagian dari Pelatnas sejak 2017.
Dalam kurun waktu tersebut, Indah tercatat telah 15 kali mengalami perubahan pasangan, jumlah yang tergolong banyak jika dibandingkan dengan pemain lain.
Indah sempat menjalani karier di sektor ganda putri dan ganda campuran.
Pada 2017, Indah menjalani dua sektor sekaligus. Di ganda putri, ia berduet dengan Metya Inayah Cindiani dan berhasil meraih gelar Jakarta Junior International.
Sementara di ganda campuran, Indah berpasangan dengan Daniel Marthin.
Setahun berselang, Indah mulai dikenal setelah mencatat prestasi bersama Leo Rolly Carnando. Keduanya berhasil menjadi juara dunia junior pada 2018.
Di tahun yang sama, Indah juga main ganda putri bersama Lisa Ayu Kusumawati.
Baca juga: Era Baru Ganda Campuran Indonesia: Nova Widianto Mulai Melatih, 3 Kombinasi Baru Langsung Diuji
Memasuki 2019, duet Leo/Indah resmi berakhir. Leo difokuskan main ganda putra.
Di sisi lain, Indah masih aktif sebagai pemain ganda campuran berpasangan dengan Ghifari Anandaffa Prihardika.
Sedangkan di ganda putri, Indah mengalami dua kali pergantian partner, ia dipasangkan dengan Dinda Dwi Cahyaning dan Febriana Dwipuji Kusuma.
Pada 2020, Indah kembali mendapatkan pasangan baru. Kali ini ia berduet dengan Siti Sarah Azzahra di ganda putri.
Indah juga menjalani kombinasi di ganda campuran bersama Teges Satriaji Cahyo Hutomo.
Bersama Teges, ia mencatat prestasi di level junior dengan menjuarai Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020.
Baca juga: Nagoya Diterjang Hujan Ekstrem: Fasilitas Asian Games Terdampak, Atlet Dievakuasi
Kemudian sejak 2022, Indah mulai fokus menjalani karier di sektor ganda campuran. Pergantian pasangan pun kembali terjadi dalam perjalanan kariernya.
Ia sempat berduet dengan Ghana Muhammad Al Ilham, Adnan Maulana, Rafli Ramanda, hingga Amri Syahnawi.
Gelar terakhir Indah adalah Thailand Masters 2026 yang ia raih bersama Adnan.
Meski berhasil meraih gelar juara Thailand Masters 2026, tak membuat duet Adnan/Indah dipermanenkan.
Pada Agustus 2026, Indah resmi diumumkan menjalin kerja sama dengan Bagas Maulana.
Namun, duet Indah/Bagas belum membuahkan hasil. Mereka terhenti di perempat final Indonesia International Challenge 2026 dan Indonesia Masters Super 100 I 2026.
Terbaru, PBSI kemudian menetapkan M. Nawaf Khoiriyansyah sebagai pasangan baru Indah.
Belum diketahui turnamen mana yang akan menjadi panggung debut Nawaf/Indah.
Pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto, memang tengah mencari komposisi terbaik untuk memperkuat nomor tersebut.
Selain Indah/Nawaf, PBSI juga menyiapkan dua kombinasi lain, yakni Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Bagas Maulana/Apriyani Rahayu.
"Karena itu, beberapa kombinasi pasangan seperti Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, dan M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil akan kami coba," kata Nova, dikutip dari BolaSport.
2017
2018
2019
2020
2022
2023
2024
2026
(Tribunnews.com/Isnaini)(BolaSport/Wahid Fahrur Annas)