8 Besar US Open 2026 Putri: Duel Sengit Sabalenka, Pegula sang Pekerja Keras
Muhammad Nursina Rasyidin September 09, 2026 02:35 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan babak 8 besar di sektor putri ajang tenis US Open pada Rabu (9/9/2026) menyelesaikan dua pertandingan sengit.

Masing-masing pertandingan tersebut mempertemukan sang juara bertahan dua kali beruntun, Aryna Sabalenka, yang berhadapan dengan Linda Noskova.

Sedangkan di pertandingan lainnya, ada duel sesama petenis Amerika Serikat antara Jessica Pegula kontra Emma Navarro.

Bagi Aryna Sabalenka, pertandingan melawan Linda Noskova benar-benar melelahkan dan menegangkan.

Mereka menentukan pemenang di set pertama hingga tie break yang akhirnya bisa dimenangkan Sabalenka.

Setelah kalah di set pertama, penampilan Linda Noskova semakin cekatan di set selanjutnya.

Petenis Republik Ceko itu ternyata berhasil mengambil set kedua dengan keunggulan 6-3 atas Sabalenka.

Keduanya harus menjalani duel penentuan di set ketiga yang menguras tenaga.

Sabalenka sempat berada di ujung tanduk ketika mendapati dirinya tertinggal 4-2 di set penentuan itu.

Dengan mempercepat tempo pertandingan, Sabalenka bisa memaksakan tie break kepada Noskova.

Baca juga: Duet Bareng Erin Routliffe, Aldila Sutjiadi Terhenti di Perempat Final US Open 2026

Saat menjalani tie brek ini pun Sabalenka sempat tertinggal dengan skor 2-0.

Pada akhirnya, Sabalenka berhasil mengakhiri set ketiga dengan comeback dan menang dengan skor 7-6 tie break 7 atas Noskova.

Itu merupakan kemenangan beruntun ke-19 kalinya bagi petenis berusia 28 tahun di turnamen ini.

Artinya, Sabalenka belum pernah kalah di US Open sejak kandas di final pada 2023 lalu.

Ia juga menjadi wanita pertama sejak Serena Williams pada 2016 yang berhasil mencapai semifinal di Flushing Meadows (arena pertandingan di US Open) selama enam edisi berturut-turut.

Kemenangan tersebut juga memastikan ia tetap mempertahankan peringkat nomor satu dunia, meski ia tetap akan tergeser dari posisi teratas jika Elena Rybakina mengalahkan Zheng Qinwen pada Rabu malam waktu Indonesia.

Sabalenka pun memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.

"Aku akan sangat senang. Tiga gelar beruntun, kedengarannya luar biasa," kata Sabalenka dikutip dari BBC.

"Aku sangat senang bisa menempatkan diriku dalam posisi untuk mengejar tiga gelar beruntun, meskipun aku masih sangat jauh dari pencapaian tersebut," sambungnya.

Sementara itu di pertandingan lainnya, ada Jessica Pegula yang berduel sengit dengan rekan senegaranya, Emma Navarro.

Pertarungan wakil Amerika Serikat ini berlangsung cukup panjang, 2 jam 22 menit lamanya.

Rasa frustrasi Pegula terlihat jelas saat ia kesulitan menghadapi unggulan ke-26, Navarro, serta inkonsistensi permainannya sendiri, sebelum akhirnya berhasil memastikan tempat di semifinal Grand Slam kandang sendiri untuk tiga tahun berturut-turut.

Pegula menuntaskan pertandingan dengan skor set 3-6, 6-4, dan 6-3 untuk melangkah ke babak semifinal turnamen.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Pegula yang mencatatkan sebuah rekor mentereng.

Dengan tambahan satu kemenangan tersebut, Pegula menjadi satu-satunya petenis putri yang mendapatkan 50 kemenangan selama tahun 2026.

Hal itu menunjukan betapa aktifnya Pegula bermain di hampir semua ajang bergengsi yang bisa diikuti.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.