Rusak 8 Bulan, Jembatan Way Pengubuan Lamteng Segera Diperbaiki
Daniel Tri Hardanto September 09, 2026 02:40 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bekerja sama dengan TNI resmi memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan perintis tahap ke-7 di Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Rabu (9/9/2026). 

Baca juga: Setelah Puluhan Tahun Terisolasi, Jembatan Way Pemerihan Pesisir Barat Mulai Dibangun

Jembatan vital yang nyaris putus dan rusak sejak delapan bulan lalu akhirnya diperbaiki untuk menunjang aktivitas anak sekolah dan perekonomian masyarakat setempat.

Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat dan Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada daerah. 

Ia menjelaskan bahwa kendala utama perbaikan selama ini terletak pada keterbatasan waktu anggaran daerah.

"Pemerintah daerah mengalami sedikit kendala karena keterbatasan waktu, jembatan ini putus pada saat APBD murni sudah disahkan. Ini merupakan sebuah hadiah dari Pak Presiden Prabowo kepada masyarakat Lampung Tengah," ujar Komang.

Ia juga berharap kerja sama ini dapat berlanjut untuk mewujudkan impian masyarakat terkait pembangunan Jembatan Lingkar Barat yang menghubungkan akses ke Gunung Sugih dan Jalan Lintas Sumatra.

Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menjelaskan bahwa program pembangunan jembatan perintis ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertahanan dan TNI AD.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini tak sekadar menyambung fisik jalan, tetapi juga menghubungkan impian serta melancarkan roda ekonomi dan pendidikan warga.

"Dengan dimulainya pembangunan tahap 7 ini, jembatan perintis di Way Pengubuan diharapkan dapat segera rampung dan kembali menopang konektivitas serta vitalitas ekonomi masyarakat Lampung Tengah," kata Sumarlin.

"Untuk Provinsi Lampung, tahap 1 sampai 6 sudah merampungkan 70 titik jembatan dan kini sudah dimanfaatkan warga. Pada tahap 7 ini, ada 23 titik yang tersebar di beberapa kabupaten/kota, termasuk lokasi di Lampung Tengah ini yang dipilih berdasarkan skala prioritas dan usulan musyawarah pemda serta masyarakat," tambahnya. 

Rasa syukur turut dirasakan oleh warga Kampung Tanjung Ratu, Ahmad Jen. 

Ia mengungkapkan bahwa rusaknya jembatan selama 8 bulan terakhir sangat menyulitkan mobilitas harian warga dari dua kecamatan, mulai dari akses anak sekolah hingga pekerja harian.

"Selama jembatan rusak kami kesulitan untuk aktivitas, terutama anak-anak sekolah dan akses ekonomi. Warga harus memutar jalan cukup jauh. Kami senang sekali dan berterima kasih hari ini mulai dibangun oleh TNI," tutur Ahmad.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.