Tips Kurangi Kebiasaan Scrolling di HP, Mulai Matikan Notifikasi yang Tak Penting
Tim TribunStyle September 09, 2026 03:08 PM

Terlalu sering scrolling bisa mengganggu fokus, tidur, dan suasana hati. Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menguranginya.

TRIBUNSTYLE.COM - Scrolling tanpa henti mungkin terasa sepele, tetapi jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini bisa memengaruhi fokus, suasana hati, hingga kualitas tidur. Perubahan tersebut sering kali tidak disadari sampai scrolling menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Kabar baiknya, beberapa perubahan kecil dalam gaya hidup dapat membantu otak beradaptasi kembali dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan media sosial.

MEMAHAMI CARA MEDIA SOSIAL MEMENGARUHI OTAK

Dikutip TribunStyle.com dari Justdial.com pada Rabu 9 September 2026, dampak media sosial terhadap otak berkaitan dengan cara otak merespons sesuatu yang dianggap sebagai hadiah atau penghargaan. Setiap notifikasi, tanda suka, atau video baru dapat memicu pelepasan dopamin, yaitu zat kimia di otak yang membuat seseorang terdorong untuk mengulangi suatu perilaku.

Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat membuat seseorang semakin sulit berhenti scrolling.

Penelitian juga menunjukkan bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial dapat memperpendek rentang perhatian, mengganggu tidur, meningkatkan stres, dan memengaruhi daya ingat.

Pada orang dewasa muda, misalnya, terlalu sering mendapatkan rangsangan dari media sosial dapat membuat mereka lebih sulit berkonsentrasi saat bekerja atau belajar. Dampaknya bisa semakin terasa ketika waktu di depan layar menggantikan aktivitas seperti berolahraga, menjalani hobi, atau berbicara langsung dengan orang lain.

CARA SEDERHANA MENGHENTIKAN KEBIASAAN SCROLLING

Jika tangan terasa otomatis membuka media sosial setiap kali memegang HP, beberapa kebiasaan berikut bisa dicoba:

  1. Matikan notifikasi yang tidak penting. Notifikasi yang terus bermunculan dapat membuatmu terdorong untuk kembali membuka aplikasi.
  2. Buat batas waktu penggunaan aplikasi. Manfaatkan fitur Digital Wellbeing atau pengaturan serupa untuk membatasi durasi penggunaan media sosial setiap hari.
  3. Jauhkan HP saat makan dan sebelum tidur. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi dorongan untuk terus memeriksa layar.
  4. Ganti 15 menit scrolling dengan aktivitas lain. Cobalah membaca, berjalan kaki, atau melakukan hobi yang disukai.
  5. Ikuti akun yang positif dan edukatif. Mengurangi konten hiburan yang dikonsumsi tanpa henti dapat membuat waktu di media sosial lebih bermanfaat.
  6. Tentukan waktu bebas HP setiap hari. Jadwalkan beberapa jam tanpa media sosial agar waktu penggunaan layar lebih mudah dikendalikan.

Langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko penggunaan media sosial secara berlebihan sekaligus melatih otak untuk kembali fokus pada satu aktivitas dalam satu waktu.

Tidak perlu langsung mengubah semuanya secara drastis. Konsistensi dalam melakukan perubahan kecil justru lebih penting daripada memaksakan perubahan besar dalam semalam.

KAPAN KEBIASAAN MEDIA SOSIAL PERLU DIWASPADAI?

Seseorang mungkin perlu mengevaluasi kembali kebiasaan menggunakan media sosial jika aktivitas tersebut:

  1. Sering mengganggu waktu tidur.
  2. Menimbulkan rasa cemas ketika HP tidak berada di dekatnya
  3. Mulai memengaruhi pekerjaan, sekolah, atau hubungan dengan orang lain.
  4. Terasa mustahil dihentikan meskipun sudah berusaha.

Tanda-tanda tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. Jika kebiasaan tersebut terasa semakin sulit dikendalikan atau membuat kewalahan, berbicara dengan tenaga profesional kesehatan mental dapat membantu.

Baca juga: Sering Main HP di Ruangan Gelap, Pria Ini Alami Stroke Mata, Kapok Terancam Alami Kebutaan

Kesimpulan

Scrolling bukan selalu menjadi masalah. Yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang mulai kehilangan kendali atas berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk melakukannya.

Dengan memahami dampak media sosial terhadap otak dan membangun kebiasaan yang lebih sehat, fokus, kualitas tidur, serta kesejahteraan emosional dapat meningkat secara bertahap.

Perubahan kecil yang dilakukan mulai hari ini pun bisa memberikan perbedaan yang terasa di kemudian hari. ( TribunStyle.com - Luthfiah Shafa Afifah )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.