TRIBUNSTYLE.COM - Nama Sarwendah kembali terseret dalam isu yang ramai di media sosial. Muncul narasi yang menuding Sarwendah terlibat dalam aksi pencurian brankas milik Ruben Onsu.
Narasi tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang beragam reaksi dari warganet. Namun, tudingan yang diarahkan kepada Sarwendah langsung dibantah oleh pihaknya.
Kuasa hukum Sarwendah memastikan video rekaman CCTV yang dinarasikan sebagai kliennya bukanlah rekaman asli dari sebuah kejadian nyata.
Baca juga: Kemarahan Sarwendah Dituduh Gasak Brankas Ruben Onsu, Ungkap Fakta Soal Rekaman CCTV yang Tersebar
Setelah melakukan konfirmasi langsung kepada kliennya, pihaknya menyebut video tersebut merupakan konten hasil manipulasi dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI).
"Jadi berdasarkan konfirmasi kami kepada klien kami, hal tersebut tidak benar, itu bukan video asli, itu video AI," ujar tim kuasa hukum Sarwendah dikutip TribunStyle.com dari YouTube Seleb Oncam News, Rabu (9/9/2026).
Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah juga menegaskan bahwa narasi yang menghubungkan kliennya dengan dugaan pencurian brankas Ruben Onsu sama sekali tidak benar.
Ia menyebut video tersebut sebagai hoaks dan menilai penyebarannya dapat berdampak serius terhadap nama baik Sarwendah.
"Terkait video itu, saya pastikan itu adalah hoax, itu fitnah untuk menghancurkan nama baik klien kami," tegas Chris.
Setelah pihak Sarwendah menyampaikan bahwa video tersebut merupakan hoaks, akun yang sebelumnya mengunggah atau menyebarkan video itu disebut telah memberikan permintaan maaf.
Permintaan maaf tersebut disampaikan secara langsung melalui media sosial.
"Setelah kami menyampaikan bahwa itu hoax, akun yang bersangkutan sudah melakukan permintaan maaf secara langsung di medsosnya," ujar kuasa hukum Sarwendah.
Pihak Sarwendah mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Kuasa hukum meminta masyarakat maupun pengguna media sosial lebih berhati-hati sebelum menyebarkan sebuah konten, terlebih jika menyangkut nama baik seseorang.
Sarwendah terpantau sudah membuat klarifikasi melalui postingan di Instagram Story. Ia menulis keterangan panjang dengan background polos warna abu-abu.
Mantan personel Cherrybelle itu memastikan video rekaman CCTV yang beredar merupakan hasil manipulasi AI. Ia mengaku tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepadanya.
Video yang diklaim sebagai rekaman CCTV saya mengambil uang dari brankas bukan video asli, itu hasil manipulasi AI. Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan dalam video itu.
Saya sudah menyerahkan ini ke kuasa hukum saya untuk ditindaklanjuti secara hukum, termasuk kepada media yang ikut menyebarkan tanpa verifikasi.
Saya akan terus fokus pada anak-anak dan tanggung jawab saya, tapi untuk hal seperti ini saya tidak akan diam," tulis Sarwendah.
(TribunStyle.com)