Daftar Lengkap Nama 29 Guru Dinas Pendidikan Pemprov Sulut yang Dilantik Gubernur YSK
Dewangga Ardhiananta September 09, 2026 03:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini daftar lengkap nama pejabat fungsional di Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) yang baru dilantik Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), Senin (7/9/2026).

Total sebanyak 29 guru Disdikda Pemprov Sulut yang dilantik YSK.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Kantor Gubernur Sulawesi Utara terletak di Jalan 17 Agustus Nomor 69, Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Jarak Kantor Gubernur dari Bandara Internasional Sam Ratulangi (Bandara Samrat) sekitar 16 kilometer.

Waktu tempuh normal menggunakan mobil atau kendaraan bermotor biasanya berkisar antara 40 hingga 50 menit, tergantung pada kondisi kepadatan lalu lintas di rute utama seperti Jalan AA Maramis, Kairagi Dua, Mapanget.

Siapa sajakah guru yang dilantik?

Simak selengkapnya yang dirangkum Tribun Manado.

Daftar Lengkap Nama 29 Guru Dinas Pendidikan Pemprov Sulut yang Dilantik Gubernur YSK

I. Guru Ahli Pertama

1. Stevi Hendrik Kolinug, S.Pd.

2. Nurhayati Mamonto, S.Pd.

3. Truly Jeisya Paulus, S.Pd.

4. Hardiana Marlisa Dopong, S.Pd.

5. Jenly Roberto Lampongajo, S.Pd.

6. Grand Theo Gratia Tumipa, S.Kom.

7. Devi Ariani, S.Pd.

8. Audy Richard Bororing, S.P.

9. Oktavia Turang, S.Pd.

10. Garry Wolf Wauran, S.Pd.

11. Cliff Haglen Sumangkut, S.Pd.

12. Hana Wagey, S.Pd.

13. Juzach Reinhard Herol Landeng, S.Pd.

14. Gery Lengkong, S.Pd.

15. Frangky Cornelius Kaeng, S.Pd.

16. Prasetyo Utomo Rompas, S.T.

17. Ivone Pudihang, S.Pd.

18. Larisman Enrico Lalintia, S.Pd.

19. Pricillia Mokorowu, S.Kep., Ns.

20. Lusy Christina Indah Langi, S.Pd.

21. Cindrawati Olii, S.Pd.

22. Christofel Lumi, S.Pd.

23. Livia Adelina Sondakh, S.Pd.

24. Rivandi Christian Schalwyk, S.Pd.

25. Sri Dewi Wahyuni Kawulusan, S.Tr.Par.

26. Sinta, S.Pd.

27. Jeki Sumerah, S.Pd.

28. Merlyanti Sidangoli, S.Pd.

29. Rianne Octavia Sala, S.Pd.

Gubernur YSK Beri Tantangan ASN

Gubernur YSK memberikan tantangan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja lebih keras mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut.

Hal itu disampaikan YSK saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (7/9/2026).

Di hadapan pejabat fungsional yang baru dilantik, YSK menegaskan bahwa target pembangunan daerah tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan kerja segelintir orang.

Menurutnya, seluruh ASN memiliki peran dalam menentukan keberhasilan program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

YSK pun menantang jajarannya agar tidak cepat puas dengan capaian yang sudah diraih Sulawesi Utara.

Pertumbuhan ekonomi Sulut pada kuartal II yang berada di kisaran 5,4 persen, kata dia, harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih keras.

"Kalau bukan kerja-kerja kita, bukan siapa lagi," tegas YSK.

Ia menilai capaian dan penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Sulut dari pemerintah pusat maupun lembaga lainnya merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran birokrasi.

Karena itu, YSK menyampaikan apresiasi kepada para pejabat fungsional yang selama ini telah bekerja dan mengabdi, termasuk mereka yang telah bertahun-tahun menjalankan tugas namun baru mendapatkan kesempatan untuk dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

"Ini kebanggaan buat saya pribadi dan wakil gubernur. Ternyata kalian tidak diperhatikan saja sudah hebat, apalagi diperhatikan," ujar YSK.

YSK juga mengingatkan ASN agar tidak mudah terseret berbagai isu negatif yang berkembang di tengah situasi nasional maupun global.

Ia meminta para birokrat menjaga profesionalitas serta kehormatan sebagai ASN.

"Saya minta tidak usah menanggapi hal-hal yang negatif, ikut-ikutan nimbrung. Ingat diri kita, jadi diri kita. Kita birokrat, kita birokrasi, kita PNS," katanya.

Menurut YSK, apabila terdapat persoalan di lingkungan pemerintahan, penyelesaiannya harus dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi internal.

Ia menggambarkan jajaran pemerintahan sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan.

"Kita satu bagian tubuh. Satu sakit, yang lain akan merasakan sakit," ujarnya.

Tak hanya menyoroti kedisiplinan dan profesionalitas ASN, YSK juga meminta jajarannya mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki Sulawesi Utara.

Ia menyebut Sulut memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor daratan, laut, pegunungan hingga kawasan hutan.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan terletak pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi bagaimana sumber daya manusia mampu mengelolanya secara optimal dan berkelanjutan.

"Kita boleh bersyukur kepada Tuhan, di mana sumber daya alam di Sulawesi Utara sangat-sangat berlimpah. Tinggal bagaimana kita, sumber daya manusia ini, mengelola sumber daya alam yang diberi Tuhan kepada kita," kata YSK.

Ia juga menyinggung sejumlah indikator pembangunan yang dinilainya menunjukkan adanya kerja bersama pemerintah dan ASN.

Di antaranya sektor literasi, kesehatan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

YSK menyebut angka harapan hidup masyarakat Sulawesi Utara telah mencapai 73,44 tahun.

Untuk sektor kesehatan, ia meminta pelayanan dasar semakin dekat dengan masyarakat.

Pemerintah, kata dia, harus hadir dengan pelayanan yang cepat dan mampu menjangkau masyarakat.

"Prinsip kita dalam pelayanan prima, pelayanan dasar khususnya kesehatan, kita harus dekat dengan masyarakat, cepat dalam pelayanan, ada dokter dan ada obat," tegasnya.

Bagi YSK, capaian pembangunan tersebut tidak terlepas dari kerja ASN yang selama ini banyak bekerja di balik layar.

Karena itu, ia kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk menjadikan setiap capaian sebagai motivasi agar bekerja lebih keras.

"Kalau bukan kerja-kerja kita, bukan siapa lagi," pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Ang)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.