Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Enam bakal calon Rektor Universitas Lampung (Unila) mulai menjalani rangkaian tes kesehatan sebagai bagian dari tahapan pemilihan Rektor Unila.
Baca juga: Pilrek Unila 2027–2031, Rektor Lusmeilia Afriani Tak Ungkap Arah Dukungan
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., mengatakan pemeriksaan kesehatan para bakal calon rektor dilakukan dalam beberapa tahapan.
Untuk tes kesehatan jasmani dan pemeriksaan narkoba, seluruh bakal calon rektor telah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) pada 7 dan 8 September 2026.
"Tes kesehatan jasmani dan narkoba sudah dilakukan oleh keenam bakal calon rektor di RSUDAM pada tanggal 7 dan 8," kata Prof Akib saat dikonfirmasi Rabu (9/9/2026).
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dan narkoba, para bakal calon rektor selanjutnya mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa. Pemeriksaan kesehatan jiwa dilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung.
Prof Akib menjelaskan, pemeriksaan kesehatan jiwa berlangsung selama dua hari, 9-10 September 2026.
Pada hari pertama pemeriksaan, terdapat tiga bakal calon rektor yang menjalani tes kesehatan jiwa. Ketiganya yakni Prof Asep, Warsito, dan Hamzah.
"Hari ini Prof Asep, Warsito, Hamzah. Besok sisanya," ujar Prof Akib.
Sementara itu, tiga bakal calon rektor lainnya akan menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia pada hari berikutnya.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting yang harus dilalui keenam bakal calon Rektor Unila.
Hasil pemeriksaan kesehatan nantinya menjadi bagian dari kelengkapan proses seleksi sebelum tahapan pemilihan Rektor Unila berlanjut ke tahap berikutnya yaitu Seleksi administrasi berlangsung pada 15–21 September 2026.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)