SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih pekat menyelimuti sebagian besar wilayah Kota Palembang pada Rabu (9/9/2026) siang.
Kondisi ini membuat kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat hingga memicu penerapan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara (AQI⁺) pada pukul 14.00 WIB, konsentrasi polutan utama PM2,5 di Kota Palembang mencatatkan angka 186, yang secara parameter kesehatan masuk kategori Tidak Sehat.
Dampak penurunan kualitas udara yang tak kunjung membaik ini merespons langkah Pemerintah Kota Palembang untuk memberlakukan pembelajaran dari rumah bagi siswa tingkat TK, SD, hingga SMP di seluruh wilayah kota.
Baca juga: Siap-siap Hujan Besok, Ini Daftar 7 Wilayah Kecamatan di Palembang yang Bakal Diguyur Hujan
Berdasarkan stasiun pemantau, berikut enam kawasan di Palembang yang mencatatkan indeks kualitas udara terburuk atau tidak sehat pada Rabu siang:
Palembang Bukit Kecik: 192 AQI
Musi 2 Palembang: 189 AQI
Sukarami: 182 AQI
GP_PLM: 170 AQI
Demang Lebar Daun: 168 AQI
SD Muhammadiyah 6/14 Palembang: 158 AQI
Pemerintah daerah mengimbau warga, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta selalu mengenakan masker standar saat berada di area terbuka guna mengantisipasi paparan ISPA.