- Sesosok bayi perempuan ditemukan terkubur di sebuah kebun di Dusun Kropoh, Desa Duren, KecaTRIBUN-VIDEO.COM - Sesosok bayi perempuan ditemukan terkubur di sebuah kebun di Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Kamis (3/9/2026).
Belakangan diketahui bahwa bayi tersebut tewas tak lama setelah dilahirkan oleh seorang pelajar SMA.
Kasus ini terungkap setelah seorang warga menemukan gundukan tanah saat sedang mencari rumput.
Penemuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet di media sosial.
Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut diperkirakan lahir sehari sebelum ditemukan terkubur.
Bidan Desa Duren, Sabtuhu Diyah Arum Izzati saat ditemui pada Selasa (8/9/2026) mengatakan, bayi dipastikan lahir dalam kondisi fisik yang sangat baik tanpa cacat bawaan atau kelainan.
Berdasarkan autopsi, bayi tersebut dilahirkan dengan usia kandungan 39 pekan atau cukup bulan.
Menurut Arum, bayi tersebut memiliki panjang 49 cm dan berat badan 3,4 kilogram.
Kondisi tali pusar terlihat tak beraturan karena diduga pemotongan tak menggunakan alat medis.
Dikatakan oleh Arum, saat pemeriksaan, pihaknya menemukan darah yang keluar dari hidung serta perubahan warna pada bagian wajah dan dada bayi.
Arum menduga ada tindakan tertentu yang dialami bayi tersebut sebelum meninggal, namun ia belum dapat memastikannya.
Meski begitu, dugaan tersebut masih sebatas perkiraan bukan kesimpulan mengenai penyebab kematian bayi.
Adapun pelaku tinggal tak jauh dari lokasi penemuan bayi.
Belakangan diketahui bahwa bayi tersebut tewas tak lama setelah dilahirkan oleh seorang pelajar SMA.
Kasus ini terungkap setelah seorang warga menemukan gundukan tanah saat sedang mencari rumput.
Penemuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet di media sosial.
Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut diperkirakan lahir sehari sebelum ditemukan terkubur.
Bidan Desa Duren, Sabtuhu Diyah Arum Izzati saat ditemui pada Selasa (8/9/2026) mengatakan, bayi dipastikan lahir dalam kondisi fisik yang sangat baik tanpa cacat bawaan atau kelainan.
Berdasarkan autopsi, bayi tersebut dilahirkan dengan usia kandungan 39 pekan atau cukup bulan.
Menurut Arum, bayi tersebut memiliki panjang 49 cm dan berat badan 3,4 kilogram.
Kondisi tali pusar terlihat tak beraturan karena diduga pemotongan tak menggunakan alat medis.
Dikatakan oleh Arum, saat pemeriksaan, pihaknya menemukan darah yang keluar dari hidung serta perubahan warna pada bagian wajah dan dada bayi.
Arum menduga ada tindakan tertentu yang dialami bayi tersebut sebelum meninggal, namun ia belum dapat memastikannya.
Meski begitu, dugaan tersebut masih sebatas perkiraan bukan kesimpulan mengenai penyebab kematian bayi.
Adapun pelaku tinggal tak jauh dari lokasi penemuan bayi.
(TribunVideo.com)