Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Desa Sembalun yang terletak di kaki megah Gunung Rinjani bersiap menjadi saksi gelaran akbar Sembalun Mountain Marathon Festival (SMMF) 2026 yang akan dilaksanakan pada 19–20 September 2026.
Tahun ini, SMMF hadir dengan mengusung tema “Miles for Mountains, Steps for Sustainability”. Festival ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebuah gerakan untuk menjaga kelestarian bumi melalui olahraga lari gunung yang ramah lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadi Wijaya, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap acara yang diinisiasi oleh manajemen lokal ini.
"Kami mendukung penuh kegiatan SMMF 2026 yang menargetkan lebih dari 1.500 peserta, baik dari tingkat nasional maupun mancanegara, yang mencakup pelari dari berbagai negara seperti Malaysia, Jerman, Australia, hingga Kenya. Ini bagian dari promosi wisata yang memang harus kita jalankan," ucap Wabup Edwin yang juga merupakan Dewan Pembina Management SMMF saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).
Di tempat berbeda, Ketua Panitia SMMF 2026 sekaligus Government & Local Relations Director, Hamka Abdul Malik, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan kunci keberhasilan acara ini sebagai mesin pertumbuhan kawasan.
"Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Lombok Timur untuk memastikan acara yang diinisiasi oleh putra daerah ini berjalan sukses. SMMF 2026 bukan hanya soal kompetisi atletik, tetapi merupakan instrumen strategis untuk mengakselerasi ekonomi lokal dan memperkuat posisi Lombok sebagai hub sport tourism dunia," ujar Hamka.
Lebih lanjut, Hamka menekankan pentingnya dampak lingkungan dalam perhelatan ini.
"Setiap langkah pelari di lintasan adalah kontribusi nyata bagi alam. Melalui program konservasi, kami berkomitmen untuk menanam 1.000 pohon dan menerapkan sistem zero waste selama festival berlangsung demi keberlanjutan ekosistem Rinjani," tambahnya.
Festival ini akan menyuguhkan berbagai kategori lomba, mulai dari Mountain Marathon 42K, Half Marathon 21.9K, Fun Run 7K, hingga kategori unik seperti Porter Challenge dan Kaldera Kids Run.
Selain olahraga, pengunjung juga akan dimanjakan dengan Festival Budaya, Festival Kopi, pameran UMKM lokal, dan pertunjukan seni tradisional yang mengangkat kekayaan budaya Sembalun.
"Dengan sinergi antara berbagai dinas pemerintahan, mulai dari dukungan medis hingga publikasi, SMMF 2026 kami harapkan dapat memberikan multiplier effect yang tinggi bagi kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat serta mengangkat branding kawasan Sembalun ke kancah internasional," pungkasnya.
Baca juga: Festival Cilok Warnai SMMF 2026, Upaya Dorong Kuliner Rakyat Naik Kelas