Sosok Airlangga Pribadi Pengamat Politik Unair yang Meninggal Dunia Hari Ini, Kritis Sejak Mahasiswa
Musahadah September 09, 2026 05:32 PM

 

SURYA.CO.ID – Inilah sosok Airlangga Pribadi Kusman, Pengamat Politik sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair) yang meninggal dunia hari ini, Rabu (9/9/2026).

Ia mengembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kabar meninggalnya Ketua Program Studi (KPS) S2 Ilmu Politik FISIP Unair ini dibenarkan sejumlah kolega dan rekan sesama akademisi. 

Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Dr. Pulung Siswantara, mengatakan kabar meninggalnya Airlangga telah terkonfirmasi di kalangan alumni.

“Memang sudah terkonfirmasi tadi. Informasinya dari grup besar alumni,” kata Pulung.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pakar Politik Unair, Airlangga Pribadi Meninggal Dunia

Pulung mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan Airlangga sekitar dua pekan lalu karena keduanya berada di fakultas berbeda.

Informasi yang beredar di kalangan alumni menyebut Airlangga sempat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan meninggal sekitar pukul 13.35 WIB.

Namun, informasi mengenai kondisi medis maupun penyebab kematian tersebut belum dikonfirmasi secara langsung kepada keluarga maupun pihak rumah sakit.

Sementara itu, Dosen FISIP, Dr Suko Widodo turut menyampaikan dukanya atas kabar meninggalnya Airlangga. Apalagi keduanya dikenal aktif dalam kepakarannya dibidang politik.

"Sebagai sahabat dekat. Saya dan kawan kawan sangat kehilangan dosen politik,  dosen yg cerdas dengan pemikiran pemikiran kebangsaan,"ungkapnya.

Dikutip dari unair.ac.id, Rektor Unair Prof Dr Muhammad Madyan, SE MSi Mfin menyampaikan belasungkawa dan turut kehilangan atas berpulangnya AIrlangga.

Menurutnya Angga-sapaan Airlangga Pribadi- adalah figur dosen yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Angga adalah termasuk dosen yang berdedisikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Airlangga,” ungkapnya.

Siapakah Airlangga Pribadi? 

Airlangga Pribadi Kusman lahir di Jombang pada 23 November 1976.

Dia menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Politik dari Unair 

Kemudian dia melanjutkan S2 di bidang yang sama di Universitas Indonesia.

Kecintaannya pada studi sosial-politik membawanya menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar doktor (Doctor of Philosophy in Politics) dari Murdoch University, Australia pada tahun 2016. 

Sekembalinya ke tanah air, ia mencurahkan kepakarannya di Departemen Politik FISIP UNAIR.

Sebagai akademisi, ia tidak hanya bertugas mengajar, almarhum dikenal tajam dan konsisten dalam membedah dinamika politik di Indonesia. 

Pandangan-pandangannya sering kali menjadi rujukan penting di berbagai media massa nasional, forum ilmiah, dan diskusi publik.

Ia merupakan merupakan figur akademisi yang tak ragu menyuarakan kepakarannya demi keberlangsungan demokrasi Indonesia.

Airlangga di Mata Kolega: Kritis

Dekan FISIP Unair, M. Muttaqien, menyebut Airlangga sebagai sosok yang berdedikasi tinggi. 

Sehari sebelum meninggal, Selasa, dia masih hadir dalam kegiatan audit mutu internal yang dilakukan oleh internal universitas.

“Beliau hadir di kegiatan audit mutu internal tersebut. Jadi kemarin masih ada di kantor dan masih menjalankan aktivitas sebagai KPS S2 Ilmu Politik,” kata Muttaqien.

Karena itu, kabar yang diterima fakultas pada siang ini membuat jajaran akademisi FISIP Unair ikut terkejut.

Selain menjalankan tugas sebagai KPS, Airlangga aktif menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Muttaqien menyebut Airlangga juga menunjukkan tanggung jawab dalam mengelola Program Studi S2 Ilmu Politik.

Di bawah pengelolaannya, program studi tersebut disebut telah meraih penilaian unggul dalam proses akreditasi.

“Itu prestasi terakhir yang beliau torehkan,” ujar Muttaqien.

Muttaqien kemudian mengenang Airlangga sebagai sosok intelektual yang kritis.

Sebelum menjadi kolega di FISIP Unair, Airlangga pernah menjadi mahasiswa Muttaqien ketika dirinya masih mengajar di Unair. 

“Saya masih ingat ketika saya menjadi dosen. Salah satu mahasiswa saya adalah Airlangga Pribadi,” katanya.

Menurut Muttaqien, karakter kritis Airlangga sudah terlihat sejak menjadi mahasiswa.

Karakter tersebut kemudian terus dibawa ketika Airlangga menjadi staf pengajar di program studi politik.

“Kritis. Banyak memberikan masukan. Dan itu nilai baik yang beliau tinggalkan untuk kita,” ujarnya.

Muttaqien menyebut Airlangga sebagai intelektual yang kritis dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

Berbagai tulisan dan pemikiran Airlangga, kata dia, juga banyak memberikan inspirasi.

“Beliau sangat kritis. Intelektual yang kritis, kemudian peduli dengan bangsa ini. Tulisan-tulisan beliau juga banyak menginspirasi kita, terutama untuk kebaikan negeri ini,” kata Muttaqien.

Sementara itu, mengenai lokasi rumah duka dan pemakaman, Muttaqien belum mendapat informasi pasti.

Ia mengatakan ayah Airlangga saat ini berada di Jakarta dan selama ini Airlangga cukup sering berada di Jakarta untuk mendampingi ayahnya yang sedang sakit.

“Apakah nanti di Surabaya ataukah di Tangerang sana, kami kurang tahu. Nanti Prof. Henri yang kemudian jadi penghubung dari kami,” ujarnya.

Ada Agenda Besok

KABAR DUKA - Akademisi dan pengamat politik Airlangga Pribadi Kusman (kedua dari kanan) dikabarkan meninggal Rabu (9/9/2026), Kabar tersebut mengejutkan keluarga besar FISIP Unair. Pasalnya, Airlangga masih menjalankan aktivitas akademiknya pada Selasa (8/9/2026), termasuk menghadiri audit mutu internal yang dilakukan internal universitas.
KABAR DUKA - Akademisi dan pengamat politik Airlangga Pribadi Kusman (kedua dari kanan) dikabarkan meninggal Rabu (9/9/2026), Kabar tersebut mengejutkan keluarga besar FISIP Unair. Pasalnya, Airlangga masih menjalankan aktivitas akademiknya pada Selasa (8/9/2026), termasuk menghadiri audit mutu internal yang dilakukan internal universitas. (istimewa)

Berdasarkan pantauan di media sosialnya, Airlangga juga masih memiliki agenda publik yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Dalam unggahan terakhir di akun Instagram pribadinya (@airlanggapribadi), ia membagikan poster acara Bedah Buku & Diskusi Publik bertajuk "Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z" yang ditulisnya bersama Rocky Gerung.

​Acara tersebut sedianya dijadwalkan berlangsung pada Kamis (10/9/2026) di Aula Syahida Inn, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dengan menghadirkan sejumlah pembicara seperti Hasto Kristiyanto dan Rocky Gerung.

Dalam keterangan unggahan tersebut, Airlangga sempat menuliskan ajakan kepada pengikutnya: "Yang dekat lokasi ayo meluncur kita diskusi dan ramein bareng-bareng acaranya".

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.