Aceh Culinary Festival 2026 Digelar 11-14 September, Ada Apa Saja?
Nurul Hayati September 09, 2026 05:38 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 memasuki arah baru penyelenggaraan dengan membuka ruang kolaborasi bagi komunitas dan inisiatif kreatif dari Aceh maupun luar daerah.

Festival yang digelar pada 11-14 September 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, tersebut menandai satu dekade penyelenggaraan ACF yang telah empat kali dinobatkan sebagai Top 10 event daerah terbaik Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata RI.

Founder sekaligus Festival Director Aceh Culinary Festival, Wan Windi Lestari, mengatakan ACF 2026 menjadi seri pertama yang digelar tanpa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

“Kontribusi Pemerintah Aceh tidak melulu harus anggaran, saat ini Pemerintah Aceh tetap hadir sebagai strategic partner dan mengayomi gerakan kolektif yang kami gagas,” kata Windi.

Menurutnya, skema kolektif membuat ACF lebih leluasa dikembangkan sebagai platform kolaborasi yang inklusif. Sejak dimulai pada 2014 sebagai bazar kuliner sehari, ACF kini berkembang menjadi event tahunan yang melibatkan pelaku UMKM, kabupaten/kota serta komunitas dan inisiatif kreatif.

Pada ACF 2026, keterlibatan tersebut mencakup 23 kabupaten/kota di Aceh, lebih dari 120 UMKM kuliner dari Aceh dan Sumatera, serta lebih dari 20 komunitas dan inisiatif kreatif dari Aceh, Jakarta dan Bali.

“ACF sejak awal adalah karya bersama kami dan Disbudpar Aceh, saat itu bersama Bapak Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Bapak Reza Fahlevi, sekarang Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI. Setelah 9 tahun, kini ACF akan menjadi program publik di bawah ACF Kolektif dan membuka ruang kolaborasi sebesar-besarnya,” terang Windi.

Sejumlah komunitas yang terlibat antara lain Indonesia Gastronomy Network, Wonderful Indonesia Gastronomy, Dewan Kuliner Indonesia, Kelas Pagi Pangan, Rumah Intaran, Ikatan Ahli Boga Aceh, Hip Hop Jam 13 Regional Competition, Aceh Bermain, Sahabat Hijau, Aceh Food Guide, UMKM Banda Aceh, Kuliner Banda Aceh, Kompakers Aceh, Aceh Kini, Harian Serambi Indonesia serta Promotor Event EXO Production.

Baca juga: Hadirkan 500 Varian Rasa, Aceh Culinary Festival 2026 Bakal Digelar September Ini, Catat Tanggalnya

Selain menjadi ruang pelestarian kuliner tradisional Aceh, ACF tetap diarahkan sebagai ekosistem kreatif sekaligus pusat studi gastronomi Aceh.

Taman Sulthanah Safiatuddin ditetapkan sebagai home venue festival, sementara Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mendorong revitalisasi dan reaktivasi kawasan tersebut sebagai kawasan budaya berbasis ekonomi kreatif.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui perlindungan resmi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas identitas merek dan karya kreatif penyelenggaraan Aceh Culinary Festival.

Dalam sertifikat HAKI tersebut, Wan Windi Lestari tercatat sebagai founder dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh sebagai co-founder.

Windi berharap skema kolektif dapat dipertahankan dalam penyelenggaraan ACF pada tahun-tahun mendatang.

Ragam kontribusi komunitas dan inisiatif kreatif akan diumumkan dalam konferensi pers ACF Kolektif bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh pada Rabu (9/9/2026) di Museum Aceh - History Cafe & Resto, pukul 16.30 WIB.

ACF 2026 akan berlangsung 11-14 September 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin Banda Aceh dan dijadwalkan dihadiri Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.