Polisi Ungkap Motif Penikaman di Tanjung Buntung Batam, Berawal dari Sakit Hati
Dewi Haryati September 09, 2026 05:42 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Unit Reskrim Polsek Bengkong ungkap motif penikaman di Batam terhadap warga Tanjunguma yang terjadi pada Selasa, 1 September 2026 di daerah Tanjung Buntung.

Korban dalam kasus ini yakni Riski Ananda Yoga (28), sedangkan pelaku bernama Irfan (35).

Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba melalui Kanitreskrim Polsek Bengkong Iptu Apriadi menyebut, motif pelaku melakukan penikaman karena sakit hati.

Apriadi menjelaskan kronologis kejadian berawal dari ada rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

"Pelaku ini kawan korban. Awalnya pelaku ini menghubungi korban untuk datang ke rumahnya," kata Apriadi, Rabu (9/9/2026).

Saat itu korban mengatakan dirinya masih kerja dan akan datang ke rumah kos pelaku setelah pulang kerja.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, korban datang ke tempat kos pelaku di Tanjung Buntung. Dalam perjalanan, korban sempat mengirim foto bahwa dirinya dalam perjalanan," ujarnya.

Apriadi mengatakan setelah korban sampai di tempat kos pelaku, saat itu pelaku sedang minum-minuman keras.

"Setelah korban sampai. Korban minta izin ke kamar mandi, dan saat korban ke kamar mandi, pelaku mengambil pisau dari dalam kamar," kata Apriadi.

Saat itu pelaku juga mengunci pintu. Setelah korban keluar dari kamar mandi, pelaku langsung menikam bagian perut korban.

Saat itu hp korban berbunyi. Pelaku berpaling melihat hp tersebut. Kesempatan itu dimanfaatkan korban untuk melarikan diri dari jendela.

"Jadi selama ini pelaku dan korban merupakan teman, tetapi pelaku ini posisinya ditinggal istri. Dan selama ini korban selalu menanyakan istri pelaku," kata Apriadi.

Apriadi menyebut kata-kata yang membuat pelaku sakit hati.

"Dimana posisi istri abang, sudah tahu belum kemana perginya," kata Apriadi mengulang cerita.

Apriadi mengatakan, kata-kata tersebut membuat pelaku sakit hati.

Sebelum peristiwa penikaman itu, pelaku minum-minuman keras dan berencana menghabisi nyawa korban.

"Cerita pelaku, kalau korban tidak kabur akan dihabisi," ujarnya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.