TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Wahyu, warga Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu telah pergi untuk selama-lamannya.
Kepergian pria 30 tahun itu untuk selama-lamanya membuat masyarakat di kawasan Sunaryo, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kaget.
Sebab selama ini korban dalam kondisi baik-baik saja.
Seorang warga setempat, Olan mengaku tak habis pikir dengan peristiwa yang menimpa korban tadi pagi.
"Tak sangka, korban bisa meninggal tak wajar seperti itu," katanya.
Selama ini pria itu dikenal baik dan tak pernah mengeluh ada masalah kepada warga setempat.
Korban tinggal bersama keluarganya, hanya saja pas kejadian dia hanya seorang diri saja.
"Tak tahu orangtuanya kemana, sudah beberapa hari tak terlihat lagi," kata dia.
Wahyu sebelumnya ditemukan tewas di dalam kamar mandi kosnya di kawasan Sunaryo, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Rabu (9/9/2026)
Pria 30 tahun itu ditemukan dalam kondisi tergantung.
Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kosan bernama Ria, sekira pukul 07.00 WIB.
"Tadi saya mau nyapu. Pas saya lihat ke arah kamar mandi ternyata korban sudah dalam posisi tergantung," sebutnya.
Korban adalah penghuni salah satu kamar kos.
Dia baru tinggal di kos itu kurang lebih satu bulan.
Korban merupakan salah satu pekerja disebuah rumah makan di Tanjungpinang.
“Dia baru di sini, keluarganya saya kurang tahu,” akunya.
Korban selama ini tinggal seorang diri saja.
Kanit Pidum Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Jadi Gabe Sitanggang mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga sekira pukul 07.30 WIB dan langsung mendatangi lokasi penemuan jasad korban.
Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan dan korban diduga telah meninggal lebih dari satu hari karena telah mengeluarkan aroma tidak sedap.
"Korban diduga sudah meninggal lebih dari satu hari, karena sudah ada juga bau busuk," sebutnya.
Dari kasat mata tadi terdapat darah yang menumpuk di bagian kaki.
Penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui dan sedang ditangani polisi. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)