Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Grup kembali membuka Rekrutmen Eksternal Tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan KAI Grup.
Baca juga: Damkarmat Lampung Selatan Kerahkan Armada Siram Abu Vulkanik di Fasum dan Sekolah
Rekrutmen ini terbuka bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan mulai dari SLTA, D3 hingga D4/S1. Pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi rekrutmen KAI Grup.
Manajer Humas PT KAI (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
"Rekrutmen ini merupakan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk bergabung dan berkontribusi dalam pengembangan industri perkeretaapian nasional. Kami mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti seluruh prosedur melalui kanal resmi KAI," ujar Zaki, Rabu (9/9/2026).
Pendaftaran Rekrutmen Eksternal KAI Grup Tahun 2026 telah dimulai pada 4 September 2026. Sementara proses apply lamaran berlangsung pada 7-10 September 2026.
Seluruh proses pendaftaran dan informasi terkait rekrutmen dapat diakses melalui laman resmi KAI Grup di karier.kai.id.
Formasi Rekrutmen KAI Grup 2026
Dalam rekrutmen tahun ini, KAI Grup menyediakan sejumlah formasi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan pelamar.
Bagi lulusan SLTA, formasi yang tersedia meliputi:
Sementara bagi lulusan D3, formasi yang dibuka antara lain:
Sedangkan bagi lulusan D4/S1, tersedia formasi:
Calon pelamar terlebih dahulu harus melakukan registrasi akun melalui portal resmi rekrutmen KAI Group.
Berikut tahapan pendaftarannya:
KAI mengingatkan calon pelamar agar berhati-hati terhadap pihak yang mengaku dapat membantu proses penerimaan pegawai KAI.
Zaki menegaskan, seluruh proses Rekrutmen Eksternal KAI Grup dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya.
"KAI tidak pernah memungut biaya kepada peserta selama proses rekrutmen. Kami mengimbau calon pelamar untuk tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan proses rekrutmen KAI," tegas Zaki.
Masyarakat juga diminta tidak memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang menawarkan jasa untuk meloloskan peserta dalam proses rekrutmen.
KAI Grup menekankan agar calon pelamar hanya memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran melalui kanal resmi rekrutmen KAI Grup.
"Kami berharap rekrutmen ini dapat menjaring talenta-talenta terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat untuk berkembang serta bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan transportasi perkeretaapian Indonesia," tutup Zaki.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)