Polisi dan Satpol PP Turun Amankan Antrean BBM di Bulukumba Sulsel
Alfian September 09, 2026 06:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Personil Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan turun mengatur antrean kemacetan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Polisi dari Patmor Polres Bulukumba dan anggota Satpol PP terlibat mengatur antrean dan kemacetan di beberapa SPBU di Kecamatan Ujung Bulu.

Pengaturan dan penanganan kemacetan kendaraan, Rabu (9/9/2026).

Pengaturan dilakukan di SPBU Kelurahan Bintarore dan SPBU Kelurahan Caile.

Di lokasi itu terjadi peningkatan aktivitas kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kehadiran personil di lokasi bertujuan mencegah terjadinya kepadatan dan kemacetan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Baca juga: Berkah di Balik Antrean BBM, Nasi Kuning Risnawati Laku Diborong Sopir Truk Tiap Hari

Personil Patmor juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar SPBU.

Polisi juga memastikan aktivitas masyarakat dan pengguna jalan tetap berjalan aman dan tertib.

Kasat Samapta Polres Bulukumba AKP Sabri, menjelaskan bahwa pengaturan arus lalu lintas di sekitar SPBU merupakan bagian dari kegiatan pelayanan dan pemeliharaan Kamtibmas.

“Kami hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, khususnya di sekitar SPBU yang aktivitas kendaraannya cukup tinggi," kata AKP Sabri.

Baca juga: Mahal Tapi Terpaksa: Curhat Warga Wajo Saat Beli BBM Eceran Rp20 Ribu Per Botol

Selain itu, polisi juga mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sehingga masyarakat dapat melakukan pengisian BBM dengan baik.

Ia menambahkan, personel Patmor akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat meningkat.

Selain polisi dan Satpol PP juga ada dari Disperindag melakukan pemantauan setiap SPBU di Bulukumba.

Total SPBU di Bulukumba berjumlah 16 unit.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian A. Alfian Malihungang mengatakan bahwa bukan hanya di SPBU di Bulukumba mengalami antrean, tetapi hampir seluruh daerah di Sulsel.

"Saya sudah hubungi Pertamina terkait persoalan kouta dan hal teknis lainnya. Hanya mereka belum memberikan keterangan," kata Alfian.

Ia mengatakan bahwa pemantauan rutin mereka lakukan kepada setiap SPBU di Bulukumba baik saat padat maupun sebelum terjadi antrean. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.