Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan mengerahkan armada pemadam dari berbagai posko untuk membersihkan endapan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di sejumlah fasilitas pendidikan dan tempat umum.
Baca juga: Abu Vulkanik GAK Bisa Ganggu Pernapasan, Mata dan Kulit, Warga Lampung Diimbau Waspada
Aksi penyemprotan air berkapasitas ribuan liter tersebut difokuskan pada sekolah-sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, MTs, hingga area publik seperti Islamic Center Bandar Lampung, pada Rabu (9/9/2026).
Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel merupakan langkah cepat tanggap untuk menekan bahaya debu vulkanik yang mengganggu kesehatan.
Penyiraman yang juga berlangsung sejak Selasa (8/9/2026) di SMKN 1 Natar ini dilakukan agar aktivitas masyarakat serta kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan aman dan nyaman.
Pemkab Lampung Selatan memastikan pergerakan tim terus berlanjut hingga seluruh area rawan di berbagai kecamatan bebas dari paparan debu.
Pembersihan intensif tersebut melibatkan personel dari beberapa wilayah operasional Damkarmat Lampung Selatan.
Petugas dari Posko Natar dikerahkan untuk melakukan penyiraman di Islamic Center Bandar Lampung menggunakan armada berkapasitas 4.500 liter air mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.20 WIB.
Setelahnya, tim yang sama bergerak menyiram lingkungan SDN 2 Hajimena di Perumahan Bataranila hingga pukul 14.00 WIB.
"Petugas melakukan penyiraman dan penyemprotan karena adanya debu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menempel di fasilitas umum dan sekolah," jelas Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, Rabu (9/9/2026).
Sementara itu, Kepala Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, menginstruksikan Posko Kalianda menerjunkan armada kendaraan tempur (ranpur) Kajama menuju SMPN 1 Kunjir di Kecamatan Rajabasa.
Di bawah pimpinan Kasi Pemadam dan Investigasi, Gunawan, proses pembersihan abu di sekolah tersebut rampung pada pukul 10.50 WIB.
Di lokasi lain, petugas Posko Ketapang menyiram kawasan SDN 1 Pematang Pasir menggunakan tangki air berkapasitas 4.000 liter.
Sedangkan personel Posko Sidomulyo menyisir area MTs Negeri 3 Way Panji serta sarana pendidikan sekitarnya.
Penyiraman masif ini melengkapi aksi tanggap darurat yang telah dimulai sejak Selasa (8/9/2026) sore di SMKN 1 Natar.
Damkarmat Lampung Selatan memastikan seluruh posko tetap disiagakan untuk menyisir lokasi publik lainnya yang masih membutuhkan sterilisasi debu vulkanik.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)