Persebaya Sambut Suporter PSIM Yogyakarta di GBT, Momentum Pererat Hubungan
Wiwit Purwanto September 09, 2026 06:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9/2026). Kedatangan suporter PSIM diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antarsuporter.

Laga pekan kedua Super League 2026/2027 itu akan menghadirkan suasana berbeda dengan kembalinya suporter tim tamu ke stadion. Brajamusti dan The Maident dijadwalkan hadir memberikan dukungan langsung kepada PSIM Yogyakarta.

Kesempatan tersebut terbuka setelah operator kompetisi, I.League, mencabut larangan suporter away. Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya memastikan dua kelompok suporter PSIM itu akan mendapat sambutan baik selama berada di Stadion GBT.

Stadion Gelora Bung Tomo berada di Jalan Jawar, Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman, menyambut positif rencana kedatangan Brajamusti dan The Maident. Ia menilai pertemuan suporter kedua tim dapat menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik.

“Kami menyambut baik kedatangan suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti dan The Maident, ke Surabaya. Ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan antar suporter, terlebih setelah larangan suporter tandang dicabut,” kata Ram Surahman.

“Kami siap memberikan sambutan dan memastikan mereka bisa datang serta mendukung timnya dengan nyaman,” tambahnya.

Menurut Ram, kehadiran suporter PSIM di GBT menunjukkan sepak bola dapat menjadi ruang pertemuan bagi banyak orang yang memiliki semangat dan kecintaan terhadap klub.

Rivalitas tetap menjadi bagian pertandingan, tetapi hubungan di luar lapangan diharapkan tetap dilandasi rasa saling menghormati. Apalagi, Persebaya dan PSIM memiliki basis suporter yang sama-sama dikenal memiliki kecintaan besar terhadap klub.

Karena itu, Ram berharap pertandingan dapat berlangsung dalam suasana hangat dan aman bagi seluruh pihak.

Rivalitas di Lapangan, Persaudaraan Tetap Dijaga

Ram menekankan rivalitas dalam pertandingan tidak seharusnya menghilangkan persaudaraan antarsuporter. Ia berharap pertemuan Bonek, Bonita, Brajamusti, dan The Maident dapat menjadi contoh bahwa sepak bola juga bisa menghadirkan hubungan yang positif.

Baca juga: Breaking News: Kecelakaan Beruntun di Jalan Menur Pumpungan Surabaya, Evakuasi Masih Berlangsung

“Rivalitas di lapangan tentu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi persaudaraan dan rasa saling menghormati antar suporter harus tetap dijaga. Mari kita tunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi ruang untuk membangun hubungan yang positif,” terang Ram.

Panpel Persebaya terus mempersiapkan pertandingan agar seluruh suporter, baik Bonek dan Bonita maupun pendukung PSIM yang datang ke Surabaya, dapat menyaksikan pertandingan dengan nyaman.

Dukungan dari tribun juga diharapkan tetap diberikan secara tertib dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami mengajak seluruh Bonek dan Bonita untuk memenuhi Stadion GBT. Berikan dukungan dengan cara yang positif dan tertib agar pertandingan berjalan dengan aman, nyaman, serta menjadi pengalaman yang baik bagi semua pihak,” pungkas Ram.

Persebaya dan PSIM Sama-sama Belum Menang

Pertandingan nanti juga diprediksi berlangsung menarik karena kedua tim belum meraih kemenangan pada pekan pertama. Persebaya dan PSIM sama-sama mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1.

Persebaya bermain imbang 1-1 saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC. Sementara PSIM Yogyakarta juga bermain 1-1 saat ditahan Persita Tangerang.

Hasil tersebut membuat pertemuan di GBT menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memburu kemenangan pertama mereka pada Super League 2026/2027.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.