Prof Henri Pastikan Kabar Meninggalnya Airlangga Pribadi Kusman di RSPAD
Wiwit Purwanto September 09, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Kabar meninggalnya dosen FISIP Unair, Airlangga Pribadi Kusman, dikonfirmasi Prof Henri Subiakto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/9/2026), setelah menerima informasi tersebut.

Kabar duka itu dipastikan setelah Guru Besar FISIP Unair, Prof Henri Subiakto, mendatangi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Airlangga ditemukan telah meninggal dunia di Unit Gawat Darurat (UGD) Paviliun Kartika.

“Saya memang tadi yang datang memastikan di RSPAD setelah dapat kabar,” kata Henri dihubungi SURYA.CO.ID.

Setibanya di rumah sakit, Henri mendapati almarhum berada di UGD Paviliun Kartika. Airlangga saat itu ditunggui istrinya, seorang teman bernama Didik, serta dua orang tua mertua.

“Ternyata benar almarhum ada di UGD Paviliun Kartika dengan keadaan sudah meninggal dan ditunggui istri dan temannya Didik, serta ada dua orang tua mertua,” ujarnya.

Baca juga: Breaking News: Kecelakaan Beruntun di Jalan Menur Pumpungan Surabaya, Evakuasi Masih Berlangsung

Kepergian Airlangga terasa mendadak bagi rekan-rekannya. Bahkan, ia masih memiliki agenda akademik yang rencananya berlangsung pada Kamis (10/9/2026).

“Padahal besok rencana dia mau bedah buku di UIN,” kata Henri.

Tekanan Darah Disebut Lebih dari 240

Henri juga menyampaikan kondisi kesehatan Airlangga sebelum meninggal. Menurut informasi yang diterimanya, tekanan darah Airlangga saat itu lebih dari 240.

“Dia terkena darah tinggi lebih dari 240 tadi,” ujarnya.

Setelah memastikan kabar tersebut, Henri juga memperoleh informasi mengenai rencana pemakaman Airlangga. Berdasarkan informasi yang diterimanya, keluarga kemungkinan tidak membawa jenazah ke Surabaya.

Jenazah Airlangga rencananya disemayamkan di rumah duka di Villa Inti Persada Blok D3 Nomor 4, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Baca juga: Sosok Airlangga Pribadi Pengamat Politik Unair yang Meninggal Dunia Hari Ini, Kritis Sejak Mahasiswa

Informasi mengenai rumah duka tersebut juga telah dikonfirmasi melalui grup alumni Unair.

Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Dr. Pulung Siswantara, mengatakan kabar meninggalnya Airlangga telah terkonfirmasi melalui jaringan alumni Unair.

“Sudah terkonfirmasi tadi, melalui teman-teman alumni,” kata Pulung.

Dosen dan Pengamat Politik yang Aktif di Forum Publik

Airlangga Pribadi Kusman merupakan dosen Departemen Politik FISIP Unair sekaligus Ketua Program Studi Magister Ilmu Politik FISIP Unair.

Ia lahir di Jombang pada 23 November 1976. Airlangga kemudian menempuh pendidikan doktoral bidang politik di Murdoch University, Australia, dan meraih gelar Doctor of Philosophy in Politics pada 2016.

Selama berkiprah sebagai akademisi, Airlangga dikenal aktif mengkaji dinamika politik Indonesia. Ia juga kerap menyampaikan pandangan mengenai demokrasi, keadilan sosial, serta berbagai persoalan politik nasional dalam forum ilmiah maupun diskusi publik.

Pemikirannya sejumlah kali menjadi rujukan media massa dalam membahas perkembangan politik Indonesia.

Rektor Unair, Prof Muhammad Madyan, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Airlangga. Ia mengenang Airlangga sebagai dosen yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya di lingkungan Universitas Airlangga.

“Angga adalah termasuk dosen yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Airlangga,” ungkapnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.