Lima Wartawan Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, SAR Kerahkan Drone Termal
Joanita Ary September 09, 2026 06:35 PM

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Kantor SAR Banten akan kembali melakukan pencarian terhadap lima wartawan yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR akan mengerahkan dua drone termal untuk menyisir kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau dari udara.

Koordinator Operasi SAR Rizky Dwianto mengatakan, pencarian dijadwalkan kembali dilakukan pada Rabu (9/9/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

"Kita siap melaksanakan pencarian kembali pada pukul 07.00 WIB," kata Rizky, dikutip dari Antara, Rabu (9/9/2026).

Penggunaan drone termal menjadi pilihan karena kondisi di sekitar Gunung Anak Krakatau masih dipengaruhi sebaran abu vulkanik.

Kondisi tersebut membuat pencarian melalui udara menggunakan helikopter maupun pesawat belum memungkinkan.

Menurut Rizky, dua drone termal telah disiapkan di atas kapal KN SAR Tetuka yang digunakan dalam operasi pencarian.

"Paling nanti kita di kapal KN SAR Tetuka sudah kita lengkapi drone. Nanti di Gunung Anak Krakatau mungkin kita akan terbangkan dan kita lakukan pencarian dari udara tapi menggunakan drone termal," ujar Rizky.

Dengan perangkat tersebut, tim SAR akan berupaya melakukan pemantauan dari udara untuk menemukan keberadaan kelima wartawan yang hingga kini belum diketahui kondisinya.

Penggunaan drone termal juga memungkinkan tim melakukan penyisiran dari jarak yang lebih aman, mengingat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu masih menjadi kendala bagi operasi pencarian.

Tim SAR harus mempertimbangkan kondisi keselamatan personel sebelum menggunakan helikopter atau pesawat untuk melakukan pencarian.

Sebaran abu vulkanik dapat mengganggu penerbangan sehingga pencarian melalui udara dengan pesawat berawak belum dapat dilakukan.

Operasi pencarian terhadap lima wartawan tersebut menjadi perhatian karena mereka diketahui berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dalam rangka meliput aktivitas erupsi gunung api tersebut.

Tim SAR selanjutnya akan memaksimalkan pencarian menggunakan dua drone termal yang berada di KN SAR Tetuka.

Hasil pemantauan dari udara diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai keberadaan kelima wartawan tersebut.

Hingga pencarian kembali dilakukan, Kantor SAR Banten masih berupaya menemukan mereka dengan mempertimbangkan kondisi Gunung Anak Krakatau serta faktor keselamatan dalam operasi.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.