Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 100 kader juru pemantau jentik (jumantik) di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mendapatkan edukasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) sebagai upaya kolaborasi bersama puskesmas setempat.
Head of Human Resources Services and Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara, mengatakan kolaborasi pencegahan dilakukan bersama Soffell dalam mendukung Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) Tingkat Kecamatan Mampang Prapatan.
"Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) Tingkat Kecamatan Mampang Prapatan yang diinisiasi oleh Puskesmas Mampang Prapatan sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat semakin aktif dalam menjaga lingkungan dan mencegah gigitan nyamuk," kata Ardiantara dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, kegiatan ini melibatkan sekitar 100 kader Jumantik dari lima kelurahan, yakni Pela Mampang, Mampang Prapatan, Tegal Parang, Bangka, dan Kuningan Barat.
Para kader menjadi penggerak masyarakat dalam melakukan pemantauan serta pengendalian jentik secara konsisten melalui pendekatan berbasis lingkungan dan keluarga.
Melalui kolaborasi ini, Enesis Group tidak hanya memberikan dukungan produk, tetapi juga menghadirkan edukasi mengenai pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk dalam aktivitas sehari-hari.
“Bagi Enesis Group, pencegahan DBD merupakan upaya bersama yang membutuhkan kolaborasi dan konsistensi dari berbagai pihak. Melalui Soffell, kami berkomitmen untuk turut mendukung gerakan Kampung Bebas Jentik dengan memperkuat edukasi kepada para kader Jumantik mengenai pentingnya perlindungan diri dari gigitan nyamuk," katanya.
Diharapkan dukungan edukasi dan pengetahuan produk ini dapat melengkapi upaya pengendalian jentik di lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan perilaku preventif sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk melakukan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang), serta Mengoles Anti Nyamuk.
Dengan demikian, ditekankan pencegahan DBD perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menjaga lingkungan agar bebas dari tempat berkembang biaknya nyamuk hingga membangun kebiasaan melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Kolaborasi melalui Kampung Bebas Jentik menjadi salah satu bentuk kontribusi Enesis Group dalam mendorong masyarakat untuk menjadikan perilaku preventif sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara edukasi, inovasi produk, dan kekuatan komunitas, Enesis Group menghadirkan kontribusi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.





