PBB Dorong Peta Dunia Lebih Akurat, Wilayah Mana yang Terlihat Berubah?
Joko Widiyarso September 09, 2026 07:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM - Peta dunia yang selama ini kita lihat ternyata tidak selalu menggambarkan ukuran wilayah secara proporsional.

Persoalan tersebut kembali menjadi perhatian setelah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi berjudul “Correct the Map: Rebalancing Global Cartographic Representation and Promoting Equitable Representation of the World's Regions, Particularly Africa” pada 4 September 2026.

Resolusi yang dipimpin Togo dan didukung Uni Afrika itu disetujui dengan 164 suara mendukung, satu menolak, dan enam abstain.

Resolusi tersebut mendorong penggunaan proyeksi peta yang dapat menggambarkan perbandingan luas daratan dengan lebih akurat, terutama proyeksi yang mempertahankan luas atau equal-area projection seperti Equal Earth.

Namun, keputusan tersebut tidak berarti PBB melarang atau secara resmi mengganti proyeksi Mercator.

Mengapa Ukuran Wilayah di Peta Bisa Terlihat Berbeda?

equal earthhh
Perbandingan Mercathor dan Equal Earth

Masalahnya bermula dari kenyataan bahwa Bumi berbentuk bulat, sedangkan peta dunia biasanya ditampilkan dalam bidang datar.

Ketika permukaan Bumi dipindahkan ke bidang datar, selalu ada bagian yang mengalami distorsi, baik dari segi luas, bentuk, jarak maupun arah.

Proyeksi Mercator yang dibuat Gerardus Mercator pada 1569 dirancang terutama untuk membantu navigasi laut.

Proyeksi ini memiliki keunggulan dalam mempertahankan arah sehingga berguna bagi pelayaran, tetapi konsekuensinya adalah ukuran wilayah semakin tampak membesar ketika posisinya semakin jauh dari garis khatulistiwa.

Akibatnya, Greenland dapat terlihat hampir sebesar Afrika dalam peta Mercator, padahal luas Afrika sekitar 14 kali lebih besar daripada Greenland.

Wilayah di Eropa Utara dan Amerika Utara juga terlihat lebih besar dibandingkan wilayah yang berada lebih dekat dengan khatulistiwa.

Wilayah yang Terlihat Lebih Kecil pada Peta Equal Earth

Jika dibandingkan dengan Mercator, sejumlah wilayah yang berada di kawasan lintang tinggi akan terlihat lebih kecil dalam proyeksi yang mempertahankan luas seperti Equal Earth.

Beberapa contohnya antara lain:

  • Greenland
  • Kanada
  • Rusia
  • Alaska
  • Islandia
  • Skandinavia dan sebagian besar Eropa Utara 
  • Amerika Utara 

Perubahan tersebut bukan berarti wilayah-wilayah itu benar-benar menyusut.

Ukuran geografisnya tetap sama, tetapi representasinya pada peta menjadi lebih proporsional terhadap luas sebenarnya.

Wilayah yang Terlihat Lebih Besar pada Peta Equal Earth

Sebaliknya, wilayah yang selama ini relatif terlihat lebih kecil dalam Mercator akan tampak lebih besar jika dibandingkan dengan peta tersebut.

Contohnya terutama kawasan yang berada di sekitar khatulistiwa dan wilayah tropis.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Afrika
  • Indonesia dan Asia Tenggara
  • India dan kawasan Asia Selatan
  • Amerika Selatan
  • Brasil
  • sebagian wilayah Afrika Tengah dan Timur

Afrika menjadi salah satu perhatian utama dalam resolusi PBB karena benua tersebut selama ini mengalami distorsi visual yang cukup besar dalam proyeksi Mercator.

Apakah Peta Mercator Akan Digantikan?

Tidak, resolusi PBB tidak melarang penggunaan Mercator dan juga tidak menetapkan Equal Earth sebagai satu-satunya proyeksi yang harus digunakan.

PBB justru mendorong penggunaan proyeksi yang sesuai dengan tujuan pembuatan peta, terutama ketika perbandingan luas wilayah menjadi hal yang penting.

Perwakilan India dalam sidang PBB juga menegaskan bahwa resolusi tersebut seharusnya dipahami sebagai dukungan terhadap penggunaan proyeksi equal-area secara lebih luas, bukan sebagai pengesahan Equal Earth secara khusus.

PBB juga menegaskan bahwa resolusi tersebut tidak mengubah batas negara, kedaulatan, status wilayah, maupun persoalan wilayah yang disengketakan.

Dengan demikian, “peta baru” yang ramai dibicarakan bukanlah satu peta resmi PBB yang akan menggantikan semua peta dunia.

Yang berubah adalah dorongan agar masyarakat, sekolah, organisasi internasional, dan perusahaan teknologi mempertimbangkan proyeksi yang lebih tepat ketika ingin menunjukkan perbandingan luas wilayah. (MG - Ahmad Ahsin Kamal)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.