Iran Bombardir Pangkalan Sekutu AS di Yordania, Hanggar Jet F-35 Jadi Target Serangan
Okwida Kris Imawan Indra Cahaya September 09, 2026 08:42 PM

- Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara terlibat dalam rangkaian serangan yang menyasar aset militer dan infrastruktur strategis di kawasan Timur Tengah.

Konflik yang sebelumnya banyak terjadi di wilayah Iran dan perairan Teluk kini semakin meluas setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Yordania pada Rabu (9/9/2026).

Laporan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut serangan Iran diarahkan ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, salah satu fasilitas strategis yang digunakan oleh pasukan AS dan sekutunya di Yordania untuk menunjang operasional pesawat tempur F-35.

Militer Yordania mengonfirmasi adanya serangan rudal tersebut. Namun, sistem pertahanan udara Yordania diklaim berhasil mencegat sebagian besar rudal yang diluncurkan Iran.

Militer Yordania menyatakan sebanyak 18 dari 20 rudal balistik berhasil dicegat. Sementara dua rudal lainnya jatuh di wilayah yang tidak berpenghuni.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat serangan tersebut.

Namun, serangan Iran ke Yordania meningkatkan ketegangan antara Teheran dan Washington.

Yordania merupakan salah satu mitra penting AS di Timur Tengah. Washington memiliki sejumlah fasilitas militer di negara tersebut yang dapat digunakan untuk mendukung operasi militer Amerika di kawasan.

Kondisi tersebut membuat wilayah Yordania memiliki posisi strategis dalam konflik AS-Iran.

Bagi Iran, keberadaan pasukan dan fasilitas militer AS di negara-negara sekitar wilayahnya menjadi bagian dari tekanan militer yang di hadapi Teheran.

Karena itu, fasilitas yang digunakan militer AS menjadi sasaran strategis ketika Iran melancarkan serangan balasan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.