Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo Tekankan Pentingnya Mental Personel Polri
Fadri Kidjab September 09, 2026 08:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, mengingatkan seluruh personel kepolisian agar tidak hanya mengandalkan kemampuan profesional dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, kekuatan mental dan moral juga menjadi bagian penting yang harus dimiliki setiap anggota Polri.

Hal tersebut disampaikan Widodo saat menghadiri kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) agama Islam di lingkungan Polda Gorontalo, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah. 

Binrohtal diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Gorontalo, perwira, personel Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polda Gorontalo dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan personel.

Selain itu, pembinaan rohani juga diharapkan dapat membentuk karakter anggota kepolisian agar semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas.

Dalam sambutannya, Kapolda Gorontalo mengatakan bahwa tugas kepolisian memiliki dinamika yang cukup kompleks.

Setiap hari, personel berhadapan langsung dengan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, menurut Widodo, kemampuan teknis dan kondisi fisik saja belum cukup untuk menjadi bekal dalam menjalankan tugas.

Anggota Polri juga harus memiliki kesabaran, keikhlasan, keteguhan hati, serta kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana.

"Tugas sebagai anggota Polri penuh dengan tantangan dan dinamika. Setiap hari kita berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat, sehingga diperlukan kesabaran, keikhlasan, keteguhan hati dan kemampuan untuk mengambil keputusan secara bijaksana," ujar Widodo.

Ia meminta seluruh personel menjadikan nilai-nilai agama sebagai salah satu pedoman dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, setiap amanah yang diberikan kepada anggota kepolisian harus dilaksanakan dengan penuh kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.

Personel juga diminta menghindari berbagai tindakan yang berpotensi merugikan diri sendiri, keluarga, institusi Polri, maupun masyarakat.

Kapolda berharap kegiatan Binrohtal tidak hanya berhenti sebagai agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala.

Lebih dari itu, pembinaan tersebut diharapkan benar-benar memberikan dampak terhadap sikap dan perilaku personel dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya berharap kegiatan Binrohtal ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin atau seremonial, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat dan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT," katanya.

Baca juga: Audiensi Status Cagar Budaya Memanas, Risman Taha Pertanyakan Pelaporan Wali Kota Gorontalo

Dalam kesempatan tersebut, Widodo juga menyampaikan apresiasi kepada Ustaz Das’ad Latif yang telah hadir dan memberikan tausiyah kepada keluarga besar Polda Gorontalo.

Ia berharap pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para personel.

Bekal itu tidak hanya berguna dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga dalam kehidupan pribadi dan keluarga.

Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif dalam tausiyahnya menyampaikan sejumlah pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan tugas kepolisian.

Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam menjalankan setiap pekerjaan.

Selain ikhlas, seorang anggota Polri juga dituntut untuk memegang amanah, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Das’ad Latif, pekerjaan sebagai anggota kepolisian bukan hanya membutuhkan kemampuan profesional dan ketangguhan secara fisik.

Kekuatan mental dan moral juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Hal tersebut diperlukan karena personel kepolisian menghadapi masyarakat dengan latar belakang, karakter, dan persoalan yang beragam.

Dengan memiliki landasan keimanan yang baik, seorang personel diharapkan mampu menghadapi berbagai situasi dengan lebih tenang.

Ia juga diharapkan mampu mengambil keputusan secara bijaksana serta tetap bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Pesan-pesan tersebut menjadi bagian dari pembinaan bagi personel Polda Gorontalo agar dapat menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

Kegiatan Binrohtal berlangsung dalam suasana khidmat dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Melalui kegiatan tersebut, Polda Gorontalo berharap para personel semakin memiliki ketahanan spiritual dan karakter yang kuat.

Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan tidak hanya diterapkan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga tercermin ketika anggota memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pembinaan rohani dan mental tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya personel Polda Gorontalo yang berintegritas, humanis, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas kepolisian. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.