Perhutani dan PGE Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Tasikmalaya
ferri amiril September 09, 2026 10:05 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Perhutani KPH Tasikmalaya bareng PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan lintas sektoral melaksanakan apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pada Rabu (9/9/2026).

Adapun kegiatan ini diselenggarakan Perum Perhutani KPH Tasikmalaya ini berlangsung di Petak 12 E Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Ciawi, yang merupakan area operasional PGE Area Karaha, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Apel gabungan diikuti 80 personel gabungan dari unsur Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PGE Area Karaha, lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Karaha Harum Lestari, dan unsur lainnya.

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membangun koordinasi lintas instansi dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dukungan PGE Area Karaha mencakup keikutsertaan regu Damkar sebagai peserta apel, penyediaan kendaraan pemadam kebakaran, serta peralatan penanggulangan Karhutla yang tersedia. 

Baca juga: Dinsos PPKBP3A Kabupaten Tasikmalaya Apresiasi Peluncuran Buku Metamorfosa Karya Penyintas Kekerasan

Administratur/KKPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dibangun melalui kolaborasi dan langkah konkret di lapangan, bukan sekadar wacana di atas kertas.

"Mitigasi dan antisipasi harus kita lakukan bersama. Kesiapan personel, peralatan, koordinasi, dan kemampuan merespons di lapangan menjadi bagian penting agar potensi bencana dapat ditangani sedini mungkin," ucap Danu kepada TribunPriangan.com.

Danu menambahkan, sinergi antar lintas sektoral merupakan kekuatan bersama dalam menjaga kawasan hutan, termasuk petak-petak rawan seperti Petak 12 E RPH Ciawi, dari ancaman bencana dan karhutla.

"Kami harap penandatanganan PKS ini dapat menjadi landasan kerja bersama  dalam upaya pencegahan sejak dini," pungkasnya.

Senada dengan hal itu, Pjs Manager HSSE PT PGE Tbk Area Karaha Ramadoni Febriandinata mengatakan, keikutsertaan dalam apel ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya menjaga kawasan hutan.

"Melalui kolaborasi dengan pemerintah, Perhutani, BPBD, dan mitra strategis lainnya, dukungan personel serta peralatan menghubungkan kapasitas tanggap darurat perusahaan dengan kebutuhan kesiapsiagaan di wilayah sekitar operasi," kata Ramadoni.

Bahkan, sebagai tindak lanjut fungsi Government & Public Relations (GPR) bersama Health, Safety, Security & Environment (HSSE) PGE Area Karaha akan menjaga koordinasi dengan Perhutani KPH Tasikmalaya terkait kesiapsiagaan Karhutla. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan koordinasi antar instansi, sehingga kesiapan personel dan sarana pemadaman dapat mendukung upaya perlindungan kawasan hutan serta masyarakat," tegas Ramadoni.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.