TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan BKPSDM Provinsi Gorontalo menyosialisasikan fasilitas KPR Sejahtera FLPP kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sosialisasi dan edukasi pembiayaan perumahan tersebut digelar di Kantor BKPSDM Provinsi Gorontalo, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan diikuti puluhan ASN secara hybrid. Sebagian peserta hadir langsung di lokasi, sementara lainnya mengikuti sosialisasi secara daring melalui Zoom.
Baca juga: Kisah ASN Gorontalo Alan Usman Sukses Kembangkan Bisnis Kuliner Kampus
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Sugiyarto, Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki, Pimpinan Cabang BRI Gorontalo Komang Wahyu W.P., Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Informasi ASN Erman B. Monoarfa, jajaran BP Tapera dan BRI serta perwakilan pengembang perumahan.
Dalam sosialisasi tersebut, BRI memberikan penjelasan mengenai akses pembiayaan perumahan bagi ASN, termasuk proses pengajuan, persyaratan dan tahapan yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan KPR.
Pimpinan Cabang BRI Gorontalo Komang Wahyu W.P. turut menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan fasilitas pembiayaan dan layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan ASN untuk memiliki hunian.
Menurut Komang, pemahaman mengenai fasilitas pembiayaan diperlukan agar calon penerima dapat memilih skema pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ASN dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai fasilitas pembiayaan perumahan dan dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Sugiyarto mengatakan kebutuhan rumah merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk ASN.
Ia menyebut masih terdapat pekerja, baik ASN maupun pekerja swasta, yang belum memiliki rumah sendiri dan masih tinggal bersama orang tua, menyewa rumah maupun menempati hunian milik keluarga.
Karena itu, menurut Sugiyarto, program pembiayaan perumahan dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
“Kesempatan ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan yang sangat menarik,” ujarnya.
Dalam pemaparan tersebut, KPR Sejahtera FLPP dijelaskan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sesuai batas penghasilan yang ditetapkan.
Salah satu fasilitas yang ditawarkan yakni suku bunga 5 persen secara flat selama masa kredit. Pilihan tenor pembiayaan juga memungkinkan calon penerima menyesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial.
Selain memperoleh informasi mengenai program dan pembiayaan, peserta juga mendapat gambaran mengenai pilihan hunian dari pengembang perumahan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menyambut baik sosialisasi pembiayaan perumahan bagi ASN tersebut.
Menurutnya, informasi mengenai fasilitas perumahan bersubsidi dibutuhkan ASN, terutama mereka yang belum memiliki rumah.
“Informasi seperti ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi bagi ASN, khususnya ASN di Provinsi Gorontalo yang belum punya rumah,” ujarnya.
Budiyanto berharap ASN yang berminat dapat memahami terlebih dahulu persyaratan dan ketentuan sebelum memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut.
Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP ini juga menjadi bagian dari dukungan BRI, BP Tapera dan BKPSDM Provinsi Gorontalo terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Melalui kegiatan tersebut, ASN memperoleh informasi mengenai program perumahan, skema pembiayaan serta pilihan hunian yang ditawarkan pengembang. (*)