TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — DPD Partai NasDem Kota Samarinda secara bulat mengusung Syaifuddin Zuhri sebagai calon Wali Kota Samarinda pada Pilkada 2030 mendatang.
Keputusan yang disepakati bersama 10 DPC dalam Rakercab, Kamis (10/9/2026) dini hari, tersebut diambil guna melanjutkan estafet kepemimpinan Kota Tepian seiring berakhirnya masa jabatan Wali Kota petahana Andi Harun yang telah menjabat dua periode.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Samarinda mengambil sikap politik tegas menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang tahun 2030.
Partai besutan Surya Paloh ini secara bulat menyuarakan dukungan penuh kepada Syaifuddin Zuhri untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda.
Baca juga: Sinyal Saefuddin Zuhri Menuju Pilkada Samarinda 2029 dan Fokus Pelayanan Publik
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai NasDem Samarinda, Joha Fajal, saat ditemui secara langsung dalam agenda Rakercab partai.
Tepatnya di Kantor DPD Partai NasDem Samarinda, Jalan Letjend Soeprapto Komplek Ruko Century, Nomor 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis 10 September 2026.
Joha menjelaskan, bahwa keputusan ini selepas adanya rapat bersama 10 DPC NasDem pada Rabu 9 September 2026 malam hingga dini hari.
Selain itu, langkah politik ini didasari oleh berakhirnya masa kepemimpinan Wali Kota petahana, Andi Harun, yang telah sukses menahkodai Kota Tepian selama dua periode, dan tidak bisa mencalonkan kembali.
Atas dasar dorongan para kader NasDem Samarinda, kemudian konstitusi dan aturan yang berlaku ini, akhirnya bulat mendukung Saefuddin Zuhri.
"Karena Wali kota kita, Bapak Andi Harun, sudah berhasil memimpin Kota Samarinda, dan itu sudah dua periode, sehingga nanti secara otomatis kan tidak ikut lagi sebagai calon wali kota. Maka dari itu, saya Ketua DPD bersama-sama DPC tadi berdasarkan hasil rapat, menyampaikan terkait pencalonan," ujar Joha Fajal ditemui TribunKaltim.co di Samarinda.
Ia menambahkan, aspirasi ini murni lahir dari arus bawah, mulai dari jajaran pengurus tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Baca juga: Lengkap Hasil Pilkada Samarinda 2024 di 10 Kecamatan, Andi Harun Catat Kemenangan Besar di 3 Wilayah
Melihat rekam jejak Syaifuddin Zuhri yang sukses mendampingi kepemimpinan Andi Harun sebagai Wakil Walikota, selama 2 tahun terakhir, jajaran pengurus partai menilai sudah selayaknya estafet kepemimpinan kota dilanjutkan oleh kader internal terbaik mereka.
"Karena Pak Andi Harun sudah tidak maju, ya gimana kalau kader kita yang sekarang jadi Wawali, kita dorong maju jadi wali kota, gitu loh. Nah, namun demikian, kita di partai ini kan memang ada proses, tapi paling tidak masukan-masukan dari pengurus DPC, ya, itu sudah bisa menyampaikan bahwa keberhasilan Pak Saefuddin Zuhri sebagai kader NasDem mendampingi Bapak Wali Kota Andi Harun dianggap sudah sangat berhasil," ungkapnya.
Lebih lanjut, Joha menegaskan bahwa DPD bersama seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Samarinda yang telah memiliki kesepahaman bulat, akan melakukan komunikasi lebih lanjut.
Seluruh aspirasi ini nantinya akan diteruskan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat, sembari menunggu instruksi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
"Nah, ini atas dasar itu, ya, nanti kami juga akan menyampaikan supaya pada saat ada perintah dari DPP, kita sudah sepakat, ya, bahwa kader yang terbaik yang nantinya akan maju hanya satu orang, yaitu Saefuddin Zuhri, nggak ada orang lain, ya. Itu dari kader NasDem. Saya kira itu," pungkasnya. (*)