Serangan Makin Akurat! Iran Gunakan Rudal Berpemandu Kamera, Kapal Perang AS Diburu dari Jarak Dekat
Hadiyya QurrataAyyuun September 10, 2026 11:11 AM

- Kapal Amerika Serikat di sekitar Selat Hormuz kini disebut menghadapi ancaman baru dari Iran.

Mengutip Iran International pada Kamis (10/9), Teheran disebut mulai menggunakan rudal yang mampu melacak target secara visual.

Rudal ini dilengkapi sistem panduan elektro-optik untuk meningkatkan ketepatan serangan.

Teknologi tersebut disebut digunakan pertama kali dalam serangan pada Rabu (9/9).

Laporan New York Post menyebut rudal ini memiliki kamera dan sensor optik.

Kamera tersebut membantu rudal melacak target berdasarkan gambaran visual.

Sistem ini dirancang untuk membuat pengarahan rudal semakin presisi.

New York Post mengutip Telegraph yang menyebut teknologi ini telah digunakan Garda Revolusi Iran.

Penggunaannya disebut menyasar pasukan dan kapal AS di sekitar Selat Hormuz.

Namun, klaim tersebut mendapat bantahan dari pihak Amerika Serikat.

Komando Pusat AS atau CENTCOM membenarkan adanya serangan rudal, tetapi membantah kapal perang AS menjadi sasaran.

CENTCOM juga menyatakan seluruh upaya menyerang kapal AS tidak berhasil.

Sementara itu, media pemerintah Iran sebelumnya mengumumkan peluncuran rudal Qasem Basir.

Rudal balistik tersebut disebut ditembakkan ke arah kapal-kapal AS di dekat Selat Hormuz.

Pejabat Iran mengklaim Qasem Basir mampu mengarahkan serangan tanpa bergantung pada GPS.

Rudal itu juga diklaim tahan terhadap peperangan elektronik.

Penggunaan rudal tersebut muncul di tengah serangkaian serangan Iran terhadap posisi militer AS di kawasan.

Sebelumnya, Iran juga meluncurkan gelombang rudal ke arah pangkalan militer AS di Yordania.

Serangan itu dilaporkan datang dari tujuh lokasi di Iran dan menyasar fasilitas militer AS di Yordania.

Sasarannya mencakup Pangkalan Udara Muwaffaq Salti atau Al-Azraq dan Pangkalan Pangeran Hassan.

Iran juga menyatakan menggunakan rudal balistik Khyber-Shakan dalam serangan itu.

Rudal tersebut diklaim membawa amunisi cluster yang dapat menyebarkan bom kecil ke area lebih luas.

Rangkaian serangan ini menunjukkan tekanan rudal Iran terhadap posisi AS terus berlanjut.

Kini, kemampuan rudal berpemandu kamera menjadi salah satu ancaman baru yang disorot di Selat Hormuz.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.