TRIBUNNEWS.COM - Chicago Fire dan Inter Miami harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 pada lanjutan Major League Soccer (MLS) di Soldier Field, Kamis (10/9/2026).
Pertandingan berlangsung menarik sejak awal. Chicago Fire yang bertindak sebagai tuan rumah berusaha tampil agresif, sementara Inter Miami mengandalkan kualitas pemain-pemain berpengalamannya untuk mengimbangi tekanan tuan rumah.
Duel ini juga menjadi sorotan karena mempertemukan dua mantan bintang Barcelona, Lionel Messi dan Robert Lewandowski, yang kini menjadi andalan tim masing-masing.
Chicago Fire beberapa kali mencoba membangun serangan dari sisi lapangan untuk mencari ruang di lini pertahanan Inter Miami. Lewandowski menjadi salah satu pemain yang menjadi tujuan utama serangan tuan rumah.
Di sisi lain, Inter Miami tidak hanya menunggu. Lionel Messi dan kawan-kawan berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola sembari membangun serangan secara perlahan.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-10. Umpan silang Andrew Gutman dari sisi kiri dikonversikan menjadi gol oleh Lewandowski yang berhasil memenangkan duel dengan pemain Inter Miami di kotak penalti.
Bola sontekan Lewandowski meluncur deras ke gawang Inter Miami.
Skor 1-0 untuk keunggulan Chicago Fire.
Pertandingan kemudian berjalan semakin terbuka. Inter Miami berusaha mencari gol penyeimbang melalui berbagai upaya Lionel Messi dan kawan-kawan, tetapi belum membuahkan hasil hingga turun minum.
Sepanjang babak pertama, Inter Miami mendominasi permainan, baik dari segi penguasaan bola maupun jumlah percobaan, dan tembakan tepat sasaran.
Namun, angka harapan gol (xG) yang dimiliki Inter Miami masih relatif kecil. Hal tersebut menunjukkan dominasi mereka belum sepenuhnya diikuti efektivitas dalam menciptakan peluang berbahaya.
Memasuki babak kedua, Inter Miami meningkatkan intensitas permainan.
Tim asuhan Kiky Gonzalez itu akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-48.
Berawal dari sepak pojok yang diambil Lionel Messi, bola diarahkan ke tengah kotak penalti sebelum dikonversikan menjadi gol oleh Casemiro melalui sundulannya.
Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan semakin menarik. Chicago Fire berusaha kembali meningkatkan tekanan di hadapan pendukungnya, sedangkan Inter Miami terus mengandalkan kreativitas Messi untuk mencari celah di lini pertahanan tuan rumah.
Memasuki fase akhir pertandingan, kedua tim terlibat jual beli serangan. Chicago Fire maupun Inter Miami sama-sama mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol kemenangan.
Namun, berbagai peluang tersebut belum mampu dikonversikan menjadi gol tambahan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Statistik pada babak kedua juga sedikit mengalami perubahan. Dominasi penguasaan bola Inter Miami tidak lagi sebesar 45 menit pertama.
Kedua tim justru semakin berimbang dalam menciptakan serangan, ditandai dengan meningkatnya jumlah percobaan dan tembakan tepat sasaran dari Chicago Fire maupun Inter Miami.
Hasil tersebut membuat Chicago Fire dan Inter Miami harus puas membawa pulang satu poin dari duel yang mempertemukan dua mantan bintang Barcelona.
Tambahan satu poin membuat Inter Miami tetap berada di peringkat kedua klasemen Major League Soccer (MLS) zona Timur dengan koleksi 43 poin.
Lionel Messi cs terpaut 10 poin dari Nashville yang berada di puncak klasemen dengan 53 poin. Kedua tim sama-sama telah memainkan 24 pertandingan.
Sementara itu, Chicago Fire berada di urutan kelima dengan koleksi 38 poin dari 23 pertandingan.
Chicago Fire
Chris Brady, Dean, Elliot, Allen, Gutman, Saletros, D'Avilla, Robin Lod, Philip Zinckernagel, Robert Lewandowski, Haile-Selassie.
Pelatih: Greg Berhalter
Inter Miami
Dayne St. Clair, Caicedo, Falcon, Casemiro, Fray, Segovia, Bright, Rodrigo De Paul, Luis Suarez, Lionel Messi, German Beterame.
Pelatih: Kiky Gonzalez
(Tribunnews.com/Sina)