Jawaban Kuasa Hukum Sarwendah soal Belum Beri Rincian Biaya Nafkah Anak: Kenapa Baru Minta Sekarang?
Yurika NendriNovianingsih September 10, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah masih memanas.

Kedua kubu kini saling serang dengan argumen masing-masing termasuk soal transparansi nafkah anak-anak.

Pihak Ruben berdalih belum memberikan nafkah anak karena tidak adanya transparansi rincian biaya dari Sarwendah.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang mengaku kini kliennya menunggu rincian biaya yang biasanya dilakukan dengan sistem reimburse.

Menanggapi itu, pihak Sarwendah diwakili pengacaranya, Abraham Simon buka suara.

Ia heran, mengapa baru kali ini Ruben meminta rincian biaya itu.

Padahal, selama ini pemberian nafkah dengan sistem reimburse sudah berjalan bertahun-tahun.

"Ini kembali lagi saya ulang. Bahwa memang apa yang dimintakan ini menjadi pertanyaan juga kepada publik, kenapa dimintakannya sekarang sedangkan hal itu sudah berlangsung jauh sebelum adanya perceraian, setelah perceraian, dan bahkan awal tahun 2026," ungkap Simon, ditemui awak media di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Pihaknya menekankan, selama delapan bulan Ruben absen memberikan nafkah, Sarwendah diam saja tak melayangkan protes.

"Kemudian, ketika tidak dipenuhi apa yang sudah diinformasikan (rincian nafkah), klien kami tidak mengeluh. Klien kami dengan usahanya sendiri, dengan kemampuannya sendiri menafkahi anak-anak sampai sekarang kurang lebih delapan bulan ya," jelasnya.

"Jadi kalau ditanyakan perinciannya kenapa belum dikasih, kapan mintanya?" cetus Simon.

Baca juga: Sarwendah Disebut Tak Mengeluh Usai Ruben Onsu Tidak Kasih Nafkah Anak Selama 8 Bulan

Simon heran, mengapa pihak Ruben baru menanyakan itu di tengah situasi menjelang persidangan gugatan hak asuh anak.

"Kenapa ditanyakan sekarang di saat menjelang persidangan, agenda jawaban, dan seterusnya. Kalau memang ada niat baik, ya selayaknya bisa dilakukan jauh sebelum ini gitu," sindirnya.

Ruben Onsu Heran Masih Dibebani Tanggungan di Luar Nafkah Anak

Pihak Ruben sebelumnya masih menekankan keberatannya akan nafkah Sarwendah yang mencapai Rp225 juta per bulan.

Dalam rinciannya, Sarwendah turut menyertakan biaya pengeluaran lain-lain di luar kebutuhan anak.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang menegaskan, hal itu sebenarnya memicu tanda tanya bagi Ruben, apalagi keduanya sudah bercerai.

"Ini yang perlu kami luruskan berkaitan dengan masalah pemberian biaya pemeliharaan dan pendidikan anak-anak," ucap Minola memulai kalimatnya, di depan awak media, Kamis (3/9/2026).

"Meskipun memberikan apa yang diminta, yang dikatakan untuk kepentingan anak-anak yang berubah-ubah tiap bulan, 200 juta, 200 lebih, belum lagi kartu kredit yang 50 persen atau setengah masih menjadi tanggung jawab Ruben. Itu juga Ruben bayarkan karena tidak mau ada masalah," tandasnya.

Minola lantas menyoroti narasi terkait kesanggupan Ruben membayar, meskipun tahu Sarwendah menyodorkan tagihan lain di luar kebutuhan anak-anaknya.

"Nah, sekarang ada narasi, kalau Ruben tahu bahwa itu adalah hal-hal yang tidak diperuntukkan bagi anak-anak kenapa dibayarkan? Seolah salah Ruben," imbuhnya.

Ia meminta pertanyaan itu harusnya disodorkan kepada Sarwendah.

"Seharusnya yang dipertanyakan, kenapa dia (Sarwendah) menagih sesuatu yang dia tahu itu bukan untuk kepentingan anak-anak? Kan ada pengakuan kalau memang dia tahu untuk kepentingan doggy (anjing) dan sebagainya, kenapa Ruben yang bayarkan," cecarnya.

Padahal, kata Minola, kliennya tak pernah menerima persetujuan untuk membayarkan hal-hal itu di luar kebutuhan anak-anak.

"Padahal Ruben belum setuju. Dibayarkan supaya tidak ribet dan tidak berdampak kepada haknya untuk berkumpul bersama anak-anak," cetusnya.

"Tapi di balik itu, Ruben tetap mempertanyakan di mana perinciannya, mana pertanggungjawabannya? Tidak pernah ditanggapi, malah dialihkan ke hal-hal lain," pungkas Minola kesal.

Konflik Ruben dan Sarwendah bermula dari pengakuan Ruben kesulitan bertemu anak.

Padahal diakui sang presenter dirinya selalu rutin membayar biaya nafkah anak ratusan juta sesuai dengan kesepakatan.

Namun nyatanya Sarwendah terus menunda keinginan Ruben untuk bertemu anak, hingga akhirnya pria 42 tahun itu mulai protes dan memberhentikan membayar kewajiban dari akhir 2025.

Berikut detail rincian uang nafkah anak yang dibebankan kepada Ruben, kali ini totalnya mencapai Rp243 jutaan.

- Uang gedung tahunan sekolah P5 Thalia Rp17.050.000

- Uang gedung tahunan sekolah P1 Thania Rp16.500.000

- (kebutuhan) anak 3 pokok dll Rp Rp70 juta

- Sarang burung Rp9,3 juta

- Laundry Rp3 juta

- Listrik dibagi dua ya Rp 13,1 juta

- Driver Rp7.350.000

- KK Anak 3 dll sudah dibagi 30 persen Rp 27.380.000

- Doggy Rp 9,5 juta

- Buah Rp 7,8 juta

- Cimb asuransi Rp3,7 juta

- Kebersihan Rp 5,2 juta

- Gaji Mbak (ART) 1 Rp 2.500.000

- Gaji Mbak (ART) 2 Rp 2.500.000

- Gaji Mbak (ART) 3 Rp 2.500.000

- Gaji Suster Rp3.000.000

- Gaji Sus Rp3.850.000

- Driver anak 1 Rp8 juta

- Les Piano Rp5 juta (2 bulan)

- Bimbel Rp4.600.000

- Balet Rp 22.050.000

(Thania ada lomba jadi agak mahal yang ini dan ada privat untuk 2 anak)

Total: Rp 243.880.000

(Tribunnews.com/ Salma/ Ayu)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.