TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Para pemenang lomba Bidar HUT ke-81 RI di Kabupaten OKU Timur merasa kecewa karena hadiah perlombaan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI hingga kini tak kunjung cair.
Hingga Kamis (10/9/2026), peserta masih menunggu kepastian kapan uang hadiah tersebut dapat dicairkan.
Kondisi itu mulai memunculkan kekecewaan. Sejumlah pemenang bahkan menyatakan siap mendatangi Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) OKU Timur apabila dalam waktu dekat tidak ada kepastian mengenai pembayaran hadiah.
Bagi mereka, persoalan yang dipertanyakan bukan hanya soal kapan uang tersebut masuk ke rekening atau diterima secara langsung.
Para peserta juga mempertanyakan kepastian pemerintah dalam merealisasikan hadiah yang menjadi hak pemenang setelah mereka mengikuti perlombaan.
Salah satu perwakilan pemenang yang enggan disebut namanya mengatakan, sebelum mengikuti perlombaan, para peserta telah menghabiskan waktu dan tenaga untuk melakukan persiapan serta latihan.
Karena itu, ketika perlombaan telah selesai dan mereka dinyatakan sebagai pemenang, peserta berharap proses pembayaran hadiah juga segera dituntaskan.
“Kami sudah capek latihan, menang, tapi hadiahnya tidak jelas. Kalau minggu ini tidak ada kabar, kami akan aksi ke kantor Dispora,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).
Baca juga: Ribuan Petani Tebu Lampung-Sumsel Resah, Biaya Operasional Terhambat Proses Hukum PT PSMI
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kekecewaan peserta mulai bergeser menjadi tuntutan agar pemerintah memberikan kepastian.
Mereka masih berharap persoalan dapat diselesaikan tanpa harus turun melakukan aksi.
Menurut peserta, kejelasan mengenai jadwal pencairan akan menjadi jawaban atas keresahan yang muncul selama menunggu.
"Kami berharap komunikasi dari pihak terkait tidak berhenti pada penjelasan mengenai proses administrasi, tetapi disertai kepastian kapan hadiah dapat diterima," ucapnya.
Di sisi lain, Dispora OKU Timur membenarkan bahwa hadiah lomba Bidar tersebut memang belum dicairkan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata OKU Timur, Nasrul Bani, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pencairan masih terkendala ketersediaan dana dan proses GU.
“Belum ada uangnya, masih menunggu GU,” ujar Nasrul Bani.
GU atau Ganti Uang merupakan mekanisme pencairan atau penggantian dana setelah kegiatan dilaksanakan.
Artinya, proses pembayaran hadiah masih menunggu tahapan administrasi dan pencairan anggaran.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai alasan hadiah belum diterima para pemenang.
Namun, bagi peserta, persoalan berikutnya adalah kapan proses tersebut selesai dan hadiah benar-benar dapat dibayarkan.
Sebab, sampai saat ini belum ada jadwal pasti yang diterima para pemenang mengenai waktu pencairan hadiah.
Pemenang kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah melalui Dispora OKU Timur.
Mereka berharap persoalan administrasi pencairan dapat segera diselesaikan sehingga hadiah bisa diberikan kepada para pemenang.
Kepastian tersebut dinilai penting agar kekecewaan peserta tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Ancaman untuk mendatangi Kantor Dispora menjadi sinyal bahwa para pemenang mulai kehilangan kesabaran setelah menunggu tanpa kepastian waktu pembayaran.
Meski demikian, peserta masih memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka berharap pemerintah segera memberikan informasi yang jelas sekaligus merealisasikan hadiah yang telah dijanjikan.
Para pemenang berharap hadiah segera direalisasikan. Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap peserta yang telah berjuang dalam perlombaan, pembayaran hadiah juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com