Penjaga Malam Ditemukan Tewas di Pos Satpam Graha Masturah Sako Palembang, Diduga Serangan Jantung
Odi Aria September 10, 2026 02:49 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Warga Jalan MP Mangku Negara, tepatnya di Pos Satpam Graha Masturah, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang, dikejutkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ahmad Bastari (47), yang bekerja sebagai penjaga malam di gedung Graha Masturah.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh Asep yang datang ke pos jaga untuk membangunkannya.

Namun, saat dipanggil, korban tidak memberikan respons. Asep kemudian berusaha membuka pintu pos dan mendapati Ahmad Bastari sudah tergeletak di lantai dalam kondisi meninggal dunia.

"Awalnya saya datang ke pos untuk membangunkan korban, Pak. Namun tidak ada respon," kata Asep kepada petugas kepolisian.

"Ketika saya membuka pintu, saat itu korban sudah tergeletak dan meninggal dunia," lanjutnya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, piket SPK dan personel fungsi Polsek Sako yang dipimpin Kapolsek Sako mendatangi lokasi kejadian.

Polisi kemudian menghubungi Unit INAFIS Polrestabes Palembang untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Sako Palembang Kompol Makmun Nartawinata membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Jadi benar adanya penemuan mayat bernama Ahmad Bastari di pos satpam Graha Masturah. Ketika kita mendapati adanya laporan tersebut, anggota piket dan Inafis langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban," ungkap Makmun.

Berdasarkan keterangan adik korban, Ahmad Bastari diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

"Korban meninggal dunia lantaran sakit. Dari keterangan adik korban, korban ada mengidap penyakit jantung," jelasnya.

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah karena menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

Jenazah Ahmad Bastari kemudian dibawa ke rumah adiknya di kawasan Srimulya atas permintaan keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

"Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi dan jenazah korban langsung dibawa pulang," tutup Makmun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.